Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Lingkar Studi Feminis untuk Meningkatkan Kepedulian Kesetaraan Gender Pramita, Luthfiyyah Annisa; Anis, Diyana; Arinia, Ika
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zc74ey13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lingkar Studi Feminis dalam meningkatkan kepedulian serta kesadaran terhadap kesetaraan gender, khususnya dalam meningkatkan kepedulian kesetaraan gender. Isu kesetaraan gender masih menjadi persoalan penting dalam kehidupan sosial karena masih kuatnya pengaruh budaya patriarki yang membatasi peran dan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan dengan topik feminisme, gerakan sosial, dan kesetaraan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkar Studi Feminis memiliki peran penting sebagai ruang kolektif bagi perempuan untuk meningkatkan kesadaran kritis melalui kegiatan kajian, diskusi, edukasi publik, kampanye, serta advokasi. Kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran mengenai isu gender, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat solidaritas serta meningkatkan keberanian perempuan dalam menyuarakan hak dan aspirasinya di ruang publik. Meskipun demikian, upaya yang dilakukan oleh komunitas ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti kuatnya budaya patriarki, kesalahpahaman terhadap konsep feminisme, stigma sosial, serta keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang lebih luas dari berbagai pihak agar gerakan ini dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan setara gender.  
The Politics of the Body and the State: Sexual Violence in a Radical Feminist Perspective Marsyaro, Umina; Anggraini, Nandita; Arinia, Ika
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 9 (2026): April 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19568482

Abstract

Sexual violence against women is a social phenomenon that cannot be understood solely as an individual criminal act, but also as a manifestation of patriarchal power relations in society. This study aims to analyze sexual violence as a form of body politics from the perspective of Kate Millett's radical feminism, and examines the case of Baiq Nuril as a reflection of the unequal power relations between men and women. This study uses a qualitative method with a literature study approach related to sexual violence and radical feminist theory. The results show that sexual violence is part of a patriarchal system that places women in a subordinate position and makes women's bodies objects of control in power relations. The concept of politics of sex proposed by Kate Millet explains that sexual relations between men and women reflect the structure of domination in a patriarchal society. The case of Baiq Nuril shows how unequal power relations in the workplace can facilitate sexual harassment and how the legal system is still influenced by gender bias that has the potential to harm victims. Therefore, structural changes are needed in the legal system, public policy, and social awareness to eliminate the patriarchal culture that is at the root of various forms of sexual violence against women.