Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya berbagai instrumen investasi baru, salah satunya Cryptocurrency yang semakin diminati oleh generasi muda. Di Indonesia, peningkatan jumlah investor kripto menunjukkan bahwa aset digital telah menjadi alternatif investasi yang menarik, khususnya di kalangan mahasiswa. Namun demikian, keputusan individu untuk berinvestasi pada Cryptocurrency tidak hanya dipengaruhi oleh potensi keuntungan, tetapi juga oleh berbagai faktor perilaku seperti pengetahuan investasi, persepsi risiko, dan ekspektasi return. Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap minat investasi, terutama pada konteks investasi aset digital yang memiliki karakteristik risiko dan volatilitas yang tinggi. Selain itu, kajian yang secara khusus meneliti perilaku investasi Cryptocurrency pada mahasiswa dengan latar belakang ekonomi Islam masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan investasi, persepsi risiko, dan return investasi terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dalam berinvestasi Cryptocurrency. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 98 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi Cryptocurrency, sementara persepsi risiko dan return investasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa minat investasi pada aset kripto lebih dipengaruhi oleh persepsi terhadap peluang keuntungan dan toleransi risiko dibandingkan dengan tingkat pengetahuan investasi yang dimiliki individu. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur mengenai perilaku investasi digital dengan menunjukkan bahwa faktor psikologis dan ekspektasi return memainkan peran penting dalam membentuk minat investasi generasi muda terhadap Cryptocurrency. Selain itu, penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi lembaga pendidikan dan regulator dalam meningkatkan literasi investasi digital serta pemahaman mengenai risiko investasi pada aset kripto, khususnya di kalangan mahasiswa.