Perkembangan teknologi digital serta implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berpusat pada peserta didik, kontekstual, serta mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21 (4C), yaitu critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. SD Muhammadiyah Kaliwates Jember sebagai sekolah mitra masih menghadapi tantangan dalam pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 80% guru belum optimal memanfaatkan berbagai platform digital seperti Artificial Intelligence (AI), Canva, serta media pembelajaran interaktif sebagai bagian dari inovasi pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan deep learning berbasis teknologi digital, mengembangkan kemampuan guru dalam merancang media pembelajaran interaktif menggunakan Artificial Intelligence tools dan Canva, serta memperkuat implementasi pembelajaran mendalam dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan sekolah mitra. Metode kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, praktik pengembangan perangkat pembelajaran, serta refleksi bersama melalui lesson study. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep dan implementasi deep learning, meningkatnya kemampuan guru dalam menyusun modul ajar berbasis teknologi digital, serta penguatan integrasi keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi terhadap transformasi pembelajaran berbasis teknologi yang lebih adaptif, inovatif, dan bermakna di lingkungan sekolah mitra.