Haritsah, Nurul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Plyometric Exercise terhadap Peningkatan Daya Ledak Gerakan Melompat pada Atlet Sepak Bola Malik, Burhan; Haritsah, Nurul; Setiawan
Jurnal Nasional Fisioterapi Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64974/jnf.v4i1.105

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan melompat merupakan komponen penting dalam performa atlet sepak bola, terutama dalam situasi duel udara, intersepsi, dan penyelesaian akhir. Daya ledak otot tungkai menjadi penentu utama dalam menghasilkan lompatan yang tinggi dan cepat. Salah satu metode latihan yang terbukti efektif dalam meningkatkan daya ledak adalah plyometric exercise, yaitu latihan intensitas tinggi yang menggabungkan kekuatan dan kecepatan kontraksi otot. Beberapa studi terkini menunjukkan bahwa plyometric exercise mampu meningkatkan performa lompatan vertikal secara signifikan pada atlet usia remaja. Namun, masih terbatasnya penelitian yang secara spesifik mengkaji pengaruh plyometric exercise terhadap daya ledak melompat pada atlet sepak bola usia 15–17 tahun menjadi celah yang perlu diteliti lebih lanjut. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh plyometric exercise terhadap peningkatan daya ledak gerakan melompat pada atlet sepak bola. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Randomized Control Trial dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pre-test and post-test with control design yang dilakukan pada bulan April-Mei 2025. Subjek merupakan atlet AT Farmasi berjumlah 32 subjek. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok dengan secara acak dengan nomor undian. Kelompok 1 mendapatkan plyometric exercise dan latihan standar berjumlah 16 orang, kelompok 2 mendapatkan latihan standar berjumlah 16 orang. Pengukuran menggunakan Vertical Jump test (VJ) yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil: Hasil uji statistik sebelum dan sesudah pada kelompok perlakuan mendapatkan hasil nilai p=0,001, p<0,05 menunjukkan adanya perbedaan pengaruh antara kedua kelompok. Sedangkan hasil uji data selisih kelompok 1 mengalami peningkatan daya ledak gerakan melompat lebih besar daripada kelompok 2 (P=0,001). Kesimpulan: Pemberian plyometric exercise dapat meningkatan daya ledak gerakan melompat pada atlet sepak bola.