Penelitian ini menganalisis secara empiris bagaimana materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka berkontribusi terhadap pembentukan disiplin, kerja sama, dan keterampilan motorik siswa kelas VI di MI Ma’arif Kumpulrejo 02 Salatiga. Sekolah memerlukan kegiatan pembinaan karakter yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membentuk perilaku sosial dan moral siswa melalui aktivitas nyata dan pembiasaan yang berkelanjutan. Penelitian ini juga mengkaji masih ditemukannya perilaku kurang disiplin, lemahnya koordinasi kelompok, serta belum optimalnya penguatan nilai karakter dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan rubrik penilaian berskala 1–5 yang mencakup indikator disiplin, kerja sama, dan performa gerakan PBB, serta dilakukan secara sistematis selama beberapa pertemuan. Data kemudian dianalisis menggunakan perhitungan persentase untuk mengetahui tingkat capaian pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata capaian sebesar 82% dengan kategori baik. Disiplin terlihat dari ketepatan waktu, kepatuhan terhadap instruksi, dan kesiapan siswa mengikuti kegiatan. Kerja sama tercermin dari kekompakan kelompok, kemampuan menjaga formasi barisan, serta koordinasi antarsiswa. Sebagian besar siswa juga mampu melakukan gerakan dasar PBB secara cukup konsisten dan sesuai arahan. Temuan ini menunjukkan bahwa PBB merupakan strategi yang efektif dalam pembinaan karakter melalui aktivitas fisik yang terstruktur. Selain itu, PBB memiliki relevansi strategis dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah dasar melalui pembiasaan, pengalaman langsung, serta keteladanan pembina dalam setiap kegiatan latihan.