Keterlibatan kerja adalah kesediaan untuk berusaha sebaik mungkin demi kepentingan organisasi, kesediaan bekerja melebihi apa yang diharapkan agar organisasi dapat maju. Tenaga Pendidik (Gadik) sebagai Personel Polri dengan keterlibatan kerja tinggi, ikut memperhatikan nasib organisasi. Keterlibatan mengarah pada adanya kesiapan dan kesediaan individu untuk berusaha dengan sungguh-sungguh demi kepentingan dan kelangsungan organisasi. Tenaga Pendidik (Gadik) yang bersedia melibatkan diri secara penuh dalam pekerjaan mereka yang diyakini sebagai mekanisme penyaluran kontribusi mereka untuk pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh moral kerja terhadap keterlibatan kerja dengan kesediaan menghadapi perubahan sebagai variabel mediasi. Sampel berjumlah 177 orang, dengan metode pengumpulan data berupa skala keterlibatan kerja, skala moral kerja, dan skala kesediaan menghadapi perubahan. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) atau Model Persamaan Struktural. Hasil penelitian menunjukkan; (1). Ada pengaruh moral kerja terhadap kesediaan menghadapi perubahan pada tenaga pendidik, berdasarkan hasil nilai t-statistik sebesar 11,160 > 1,96 dan/atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04. (2). Ada pengaruh kesediaan menghadapi perubahan terhadap keterlibatan kerja tenaga pendidik berdasarkan hasil nilai t-statistik sebesar 69,211 > 1,96 dan atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04, (3). Ada pengaruh moral kerja terhadap keterlibatan kerja tenaga pendidik berdasarkan hasil nilai t-statistik sebesar 3,203 > 1,96 dan/atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04. (4). Ada pengaruh moral kerja terhadap keterlibatan kerja dengan kesediaan menghadapi perubahan sebagai variabel mediasi, berdasarkan hasil nilai t-statistik pada specific indirect effect sebesar 10,119 > 1,96 dan atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04 (tabel 3.16). Atau berdasarkan hasil perbandingan antara nilai pengaruh langsung (original sample) variabel Moril Kerja langsung terhadap Keterlibatan Kerja sebesar 0,119 (11,9%) lebih kecil bila dibandingkan dengan nilai pengaruh tidak langsung (original sampel pada specific indirect effect) antara variabel Moril Kerja melalui Kesediaan Berubah terhadap Keterlibatan Kerja yaitu sebesar 0,609 (60,9%).