Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Bibliometrik Pengaruh Penambahan Serbuk Kaca pada Beton Alvina Aristawaty; Parmo; Rizky Adinda, Dian; Kaisar Latenrikala, Andi; Arkananta Dewi, Clarisha
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis bibliometrik komprehensif untuk memetakan lanskap intelektual, tren perkembangan, dan fokus penelitian global mengenai pengaruh penambahan serbuk kaca pada beton selama periode 2014-2024. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis 686 dokumen terindeks dari database Scopus menggunakan perangkat lunak R-Studio dengan R-package Biblioshiny. Hasil penelitian mengungkapkan pertumbuhan publikasi yang eksponensial dengan laju tahunan 20,2%, yang didominasi oleh kontribusi dari India dan Tiongkok. Analisis jejaring kata kunci berhasil mengidentifikasi tiga kluster penelitian utama, yaitu optimasi material dan komposisi, sifat mekanik dan durabilitas beton, serta aspek keberlanjutan dan pengelolaan limbah. Jurnal Construction and Building Materials teridentifikasi sebagai outlet publikasi paling berpengaruh. Peta tematik menunjukkan bahwa penelitian tentang kuat tekan dan sifat mekanik telah sepenuhnya berkembang, sementara tema keberlanjutan masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Simpulan studi ini menegaskan bahwa bidang penelitian ini telah berkembang dan memerlukan integrasi yang lebih mendalam antara pendekatan material-sains dengan analisis daur hidup serta penguatan kolaborasi internasional ke depan.
Analisis Kinerja Biaya dan Waktu Menggunakan Earned Value Method (EVM) pada Proyek Pembangunan Rumah Potong Hewan Osowilangun Surabaya Alvina Aristawaty
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2: Juli 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v12i2.106

Abstract

ABSTRAKProyek konstruksi fasilitas publik kerap mengalami deviasi biaya dan waktu yang berdampak pada efisiensi dan akuntabilitas pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja biaya dan waktu serta mengidentifikasi faktor penyebab deviasi pada Proyek Pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Osowilangun Surabaya menggunakan Earned Value Method (EVM). Pendekatan deskriptif kuantitatif diterapkan melalui evaluasi pasca-proyek (post-project evaluation) berdasarkan data Rencana Anggaran Biaya (RAB), kurva S, laporan progres mingguan, dokumen Mutual Check (MC), dan addendum proyek. Parameter EVM yang dianalisis meliputi BCWS, BCWP, ACWP, CV, SV, SPI, CPI, ETC, dan EAC selama 32 minggu pelaporan. Hasil analisis menunjukkan proyek mengalami keterlambatan pada minggu ke-1 hingga ke-8 (SPI minimum 0,15), namun berhasil diselesaikan tepat waktu dengan SPI akhir = 1,00 melalui strategi overlap pekerjaan. Dari sisi biaya, CPI stabil pada 0,92 sejak minggu ke-9, menghasilkan nilai EAC sebesar Rp14.301.275.562,21 yang melampaui nilai BAC Rp13.194.972.667,53 atau setara cost overrun 8,39%. Forensic analysis mengungkapkan bahwa deviasi bersumber dari kombinasi keterlambatan fase awal, overlap pekerjaan, perubahan lingkup melalui addendum, dan kompleksitas commissioning RPH. EVM terbukti efektif sebagai instrumen evaluasi pascaproyek sekaligus menghasilkan lesson learned bagi proyek fasilitas publik sejenisKata Kunci: Earned Value Method, kinerja proyek, deviasi biaya, deviasi waktu ABSTRACTConstruction projects for public facilities frequently experience cost and schedule deviations that affect the efficiency and accountability of implementation. This study aims to analyse cost and schedule performance and identify deviation-causing factors in the Osowilangun Slaughterhouse (RPH) Construction Project, Surabaya, using the Earned Value Method (EVM). A quantitative descriptive post-project evaluation approach was employed using the Bill of Quantities (BOQ), S-curve, weekly progress reports, Mutual Check (MC) documents, and project addenda. EVM parameters BCWS, BCWP, ACWP, CV, SV, SPI, CPI, ETC, and EAC were analysed across 32 reporting weeks. Results show schedule delays in Weeks 1–8 (minimum SPI: 0.15), recovering through work-overlap strategies to achieve on-time completion with a final SPI of 1.00. The Cost Performance Index stabilised at 0.92 from Week 9 onward, yielding an EAC of IDR 14,301,275,562.21, exceeding the BAC of IDR 13,194,972,667.53 by 8.39%. Forensic analysis attributes the deviations to early-phase mobilisation delays, work overlap, scope changes through addenda, and the complexity of RPH commissioning. EVM demonstrated effectiveness as a post-project forensic evaluation instrument, generating actionable lessons learned for similar public-facility projectsKeyword: Earned Value Method, project performance, cost deviation, schedule deviation, slaughterhouse construction