Ni Putu Widya Kumala Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI BUDAYA LOKAL PADA E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP : KAJIAN LITERATUR SISTEMATIK Ni Putu Widya Kumala Sari; Suweken, Gede; Parwati, Ni Nyoman
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/f6t7xy95

Abstract

Perkembangan era Revolusi Industri 4.0 menuntut pembelajaran matematika yang mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21, salah satunya kemampuan pemecahan masalah. Namun, berbagai hasil penelitian dan asesmen pendidikan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP masih tergolong rendah. Kondisi ini menuntut adanya inovasi bahan ajar yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga kontekstual dan dekat dengan kehidupan siswa. Salah satu alternatif yang berpotensi menjawab permasalahan tersebut adalah pemanfaatan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan budaya lokal. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hasil-hasil penelitian terkait integrasi budaya lokal dalam e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. Data diperoleh dari berbagai penelitian nasional maupun internasional yang diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan, meliputi kesesuaian topik, jenjang pendidikan, jenis penelitian, serta keterbaruan publikasi. Hasil kajian dari artikel yang dianalisis (100%) menunjukkan bahwa e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui penyajian masalah kontekstual yang mendorong siswa untuk memahami masalah, merencanakan strategi penyelesaian, dan mengevaluasi solusi yang diperoleh. Integrasi budaya lokal dalam e-modul membantu siswa mengaitkan konsep matematika dengan pengalaman nyata, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Selain itu, penggunaan e-modul berbasis teknologi meningkatkan kemandirian dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi budaya lokal dalam e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) berpotensi efektif sebagai bahan ajar inovatif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. Namun, untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti perlu diperlukan penelitian lebih lanjut.