Azzahra Febriyani Harjono
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kejadian Bronokopneumonia Pada Anak di RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2024 Azzahra Febriyani Harjono; Sri Wahyu Herlinawati; Aryenti; Andri Gunawan
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026) : Article i
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1106

Abstract

Pendahuluan: Bronkopneumonia tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas pada anak di seluruh dunia. Status gizi merupakan faktor fundamental yang menentukan kekuatan sistem imun dalam melawan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kejadian bronkopneumonia pada pasien anak di RSPAD Gatot Soebroto tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah anak yang menjalani rawat inap di RSPAD Gatot Soebroto selama periode tahun 2024. Data status gizi dikumpulkan melalui pengukuran antropometri langsung, sementara data diagnosis bronkopneumonia diperoleh melalui tinjauan rekam medis. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa prevalensi bronkopneumonia secara signifikan lebih tinggi pada anak dengan kategori status gizi kurang dan gizi buruk dibandingkan dengan anak yang memiliki gizi baik. Hasil uji statistik memperoleh nilai p < 0,05, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara status gizi dengan kejadian bronkopneumonia. Pembahasan: Ketidakcukupan nutrisi menyebabkan penurunan respon imun seluler maupun humoral, sehingga mempermudah patogen menginfeksi saluran pernapasan bawah. Anak dengan status gizi rendah tidak hanya memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi, tetapi juga cenderung mengalami durasi sakit yang lebih lama dan proses penyembuhan yang lebih lambat dibandingkan anak dengan nutrisi optimal. Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian bronkopneumonia pada anak di RSPAD Gatot Soebroto tahun 2024. Perbaikan status gizi pada anak sangat krusial sebagai langkah preventif dalam menekan angka kejadian infeksi saluran pernapasan akut.