Pembelajaran pencak silat di kelas VI SD Negeri 12 Dauh Puri masih menggunakan media cetak dua dimensi yang statis. Hal ini mengakibatkan peserta didik kesulitan dalam memahami variasi pola gerak dasar tendangan yang memadukan unsur lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji validitas, serta mendeskripsikan kepraktisan media animasi pembelajaran pada materi tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 12 Dauh Puri. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket berskala lima yang telah diuji validitas isinya (R=1,00). Hasil uji validitas menunjukkan kualifikasi sangat layak dengan rincian perolehan skor dari ahli isi 100%, ahli media 94,6%, ahli desain pembelajaran 97,5%, dan praktisi lapangan 100%. Hasil uji kepraktisan oleh peserta didik juga menunjukkan kualifikasi sangat baik, dengan skor pada uji coba perorangan sebesar 86,8%, uji coba kelompok kecil 90%, dan uji coba kelompok besar 92%. Dapat disimpulkan bahwa media animasi yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan dalam memfasilitasi pemahaman peserta didik terhadap keterampilan gerak pencak silat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengintegrasian media animasi dapat direkomendasikan sebagai instrumen pedagogis alternatif bagi pendidik PJOK untuk mereduksi potensi miskonsepsi gerak, mengakomodasi kebutuhan visualisasi peserta didik pada fase kognitif operasional konkret, serta mengoptimalkan kemandirian belajar dalam penguasaan keterampilan motorik yang kompleks.