Ari Yuniarti, Khoirun Nisa'
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Status Pencemaran Logam Berat Pada Sungai Metro Di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Talangagung, Kabupaten Malang Masitoh, Ferryati; Ari Yuniarti, Khoirun Nisa'
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 6 (2025): November 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.6.%p

Abstract

Peningkatan limbah perkotaan dapat memicu risiko penurunan kualitas air sungai akibat kontaminasi lindi dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).  TPA Talangagung berada di Kabupaten Malang menggunakan sistem sanitary landfill yang berpotensi membentuk aliran lindi pada Sungai Metro. TPA Talangagung merupakan TPA yang sering menjadi percontohan (wisata edukasi) mengenai persampahan di Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kadar polusi dan menganalisis status pencemaran logam berat pada Sungai Metro yang mengalir di sekitar TPA Talangagung Pendekatan penelitian yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian cross-sectional. Keterbaruan penelitian yaitu digunakannya pendekatan multi-indeks yang komprehensif, serta berusaha menemukan adanya parameter logam berat yang bersifat dominan. Sampel air yang diambil secara simple purposive sampling dari titik sebelum, tepat di tepi, dan sesudah TPA sebanyak 6 sampel. Parameter yang diuji meliputi kromium (Cr), tembaga (Cu), seng (Zn), kadmium (Cd), dan timbal (Pb). Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa konsentrasi seng (Zn) telah melebihi baku mutu Kelas II PP No. 22 Tahun 2021, sedangkan logam lainnya masih di bawah ambang batas. Berdasarkan analisis indeks, nilai Heavy Metal Pollution Index (HPI) berkisar antara 2,179 – 2,228 yang termasuk kategori cemar rendah. Namun, nilai Contamination Index (CD) menunjukkan angka 6,96 – 10,76 yang mengindikasikan status kontaminasi tinggi, sementara Indeks Pencemaran (IP) berada pada rentang 3,36 – 4,22 yang mengategorikan sungai dalam status cemar ringan. Secara spasial, titik setelah TPA menunjukkan nilai pencemaran tertinggi, yang menandakan adanya pengaruh masukan lindi yang menyebar ke arah hilir sungai. Selanjutnya, hasil penelitian ini  dapat digunakan sebagai informasi mengenai pemantauan dampak TPA terhadap aliran sungai yang bersifat spesifik.