Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Systematic Literature Review: Computational Thinking Through Unplugged Activities Based On Spatial Reasoning Maps Ulwan, Muhammad Nasheh; Supriatna, Encep; Bait, Elmi Hanjar
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computational thinking (CT) has been recognized as a fundamental 21st-century literacy, yet its integration into the elementary curriculum remains constrained by limited technological resources. This systematic literature review synthesizes research evidence on map-based unplugged activities for fostering CT skills, proposing a novel framework positioning spatial reasoning as the cognitive catalyst. Following PRISMA guidelines, this review examined peer-reviewed studies from multiple international databases, applying predefined inclusion criteria aligned with elementary education contexts. Findings demonstrate strong alignment between cartographic practices, spatial reasoning, and CT components, particularly through activities such as map-making and grid navigation. However, challenges persist in transferring unplugged CT skills into digital contexts. To address this gap, the Up-SpCT Pedagogical Model is introduced as a structured developmental pathway bridging spatially grounded unplugged experiences and digital CT engagement. This review highlights that map-based unplugged activities can be effectively integrated into elementary classrooms to build computational thinking foundations. The findings provide practical guidance for teachers to design spatially grounded unplugged lessons and inform curriculum developers on integrating CT as a transversal competency in primary education.
Morning Wake-Up Habits and Student Discipline: A Case Study in an Indonesian Elementary School Bait, Elmi Hanjar; Salim, Herli; Sudiapermana, Elih
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of morning wake-up habits on student discipline at SDN Kareogenggong. Discipline, an essential component of character education, is reflected in punctuality, responsibility, and behavioral consistency. Using a quantitative correlational design, data were collected from 45 students through questionnaires, observations, and school records. The results show a strong and significant positive correlation between morning wake-up habits and key discipline indicators, including punctual arrival, task completion, and adherence to school rules (r = 0.779, p < 0.001). This study addresses an empirical gap by providing direct evidence that morning wake-up habits can serve as behavioral predictors of discipline—an area seldom explored in Indonesian elementary education. The findings suggest that structured morning routines at home and school may strengthen students’ character development and daily learning readiness
Kurikulum Merdeka dan Dinamika Tujuan Pendidikan: Integrasi Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Bait, Elmi Hanjar; Mulyasari, Effy; Hendriawan, Deri; Arwasih, Arwasih; Ulwan, Muhammad Nasheh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97505

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), sehingga perlu dilakukan penelitian terkait bagaimana keterkaitan ketiga komponen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana CP, TP, ATP berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang relevan, bermakna, dan inklusif sebagaimana tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menganalisis dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan laporan resmi melalui teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CP memberikan standar kompetensi yang komprehensif, TP menyediakan fleksibilitas dalam merancang pembelajaran kontekstual, dan ATP memastikan kesinambungan antar tema pembelajaran. integrasi CP, TP, dan ATP dapat meningkatkan relevansi dan kohesi pembelajaran, mendorong keterlibatan aktif siswa. Selain itu, ketiga komponen ini secara efektif memfasilitasi pembelajaran berbasis proyek, dan mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi CP, TP, dan ATP dalam Kurikulum Merdeka merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan pendidikan yang inklusif, relevan, dan transformatif.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Lapangan (PBL) di SDN Benoa: Dampak Terhadap Kualitas Pembelajaran dan Pengembangan Keterampilan Siswa Anggraeni, Devi; Mulyasari, Effy; Hendriawan, Deri; Juliati, Juliati; Bait, Elmi Hanjar
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97907

Abstract

Pembelajaran Berbasis Lapangan (PBL) menjadi pendekatan inovatif yang menawarkan pengalaman belajar kontekstual untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi PBL di SDN Benoa dan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran serta pengembangan keterampilan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL di SDN Benoa mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, memotivasi mereka untuk belajar, dan mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama, komunikasi, dan toleransi. Namun, implementasi PBL menghadapi tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, waktu, dan fasilitas. Guru mengatasi kendala ini dengan memanfaatkan potensi lokal dan teknologi sebagai alternatif untuk mendukung kegiatan lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan perencanaan yang matang dan dukungan komunitas, PBL dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar.
Analisis Komparatif Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, dan Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada Kurikulum 2013 Arwasih, Arwasih; Mulyasari, Effy; Hendriawan, Deri; Bait, Elmi Hanjar; Nurhayati, Nurhayati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97155

Abstract

Perbedaan mendasar dalam struktur kurikulum antara Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada Kurikulum Merdeka dengan Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada Kurikulum 2013 menjadi isu penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif kesamaan dan perbedaan antara kedua kurikulum. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi dokumen dan analisis konten terhadap dokumen resmi serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas lebih besar kepada guru dalam merancang pembelajaran berbasis kebutuhan siswa, sementara Kurikulum 2013 lebih terstruktur dengan fokus pada pencapaian kompetensi dasar yang terukur. CP pada Kurikulum Merdeka menekankan kompetensi holistik, sedangkan KI-KD pada Kurikulum 2013 lebih rinci dan terstandar. ATP dalam Kurikulum Merdeka juga lebih fleksibel dibandingkan RPP dalam Kurikulum 2013 yang cenderung kaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas lebih besar, sedangkan Kurikulum 2013 mempertahankan struktur sistematis untuk menjamin pencapaian kompetensi. 
Tugas dan Fungsi Guru dalam proses Pendidikan di Pendidikan Dasar: Analisis Bibliometrik Ulwan, Muhammad Nasheh; Mulyasari, Effy; Hendrawan, Deri; Paridah, Nur; Bait, Elmi Hanjar
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.96979

Abstract

Peran guru di pendidikan dasar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik, namun berbagai tantangan seperti kompleksitas peran dan tuntutan integrasi teknologi menuntut penelitian lebih lanjut untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru melalui pendekatan bibliometrik berbasis tinjauan literatur sistematis. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan bibliometrik berdasarkan data yang diperoleh dari artikel ilmiah terindeks Google Scholar dalam rentang waktu 2014-2024. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan jaringan kata kunci dan memetakan tren penelitian terkait. Temuan menunjukkan bahwa literatur terkait berfokus pada aspek pengajaran, pengelolaan kelas dan pengembangan kurikulum. Guru dipandang memainkan peran penting sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing moral dan sosial, serta manajer kelas yang efektif. Tren penelitian dalam beberapa tahun terakhir mengindikasikan peningkatan perhatian terhadap kompetensi guru dalam menghadapi tuntutan abad ke-21 dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran guru di pendidikan dasar sangat krusial dengan tren literatur yang menunjukkan kebutuhan akan peningkatan kompetensi profesional guru melalui pelatihan teknologi dan pendekatan pembelajaran inovatif untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
Analisis Pengembangan Kurikulum Mikro Mata Pelajaran Seni pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Rokayah, Eroh; Mulyasari, Effy; Hendriawan, Deri; Bait, Elmi Hanjar
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97796

Abstract

Seni dalam Kurikulum Merdeka dirancang untuk menciptakan pembelajaran holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik guna meningkatkan kreativitas, berpikir kritis, dan apresiasi budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum mikro seni di sekolah dasar dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis isi terhadap dokumen kebijakan, modul ajar, dan jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capaian Pembelajaran (CP) seni menetapkan standar kompetensi yang holistik, Tujuan Pembelajaran (TP) mendukung desain pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual, dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) memastikan kesinambungan materi secara sistematis. Namun, implementasi pembelajaran seni terkendala oleh keterbatasan pelatihan guru, minimnya sumber daya, dan kesenjangan infrastruktur, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pelatihan guru, pengembangan modul tematik berbasis proyek, dan peningkatan infrastruktur sangat diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi seni dalam Kurikulum Merdeka. 
Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Buku Teks "Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas II" dengan Elemen Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Pujiasih, Yunita; Hendriawan, Deri; Mulyasari, Effy; Julianti, Reka; Bait, Elmi Hanjar
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97897

Abstract

Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa dan memperkuat identitas nasional melalui integrasi nilai-nilai Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi relevansi buku teks "Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas II" terhadap elemen Capaian Pembelajaran (CP) dan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode analisis konten untuk mengidentifikasi kesesuaian materi dan aktivitas pembelajaran dengan elemen CP serta relevansi konteks lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks ini telah mencakup banyak elemen CP dan mendukung dimensi Profil Pelajar Pancasila seperti kemandirian, gotong royong, dan akhlak mulia. Namun, buku ini masih memerlukan penambahan konteks lokal dan aktivitas yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengayaan konteks lokal dan penerapan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dapat meningkatkan kesesuaian buku teks dengan tujuan Kurikulum Merdeka.