Nurhidayah Larasati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Dynamics of Merdeka Curriculum Management: Challenges and Adaptation Strategies at SMP Negeri 9 Samarinda: (Dinamika Manajemen Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Strategi Adaptasi di SMP Negeri 9 Samarinda) Nurhidayah Larasati
Al Kautsar: Knowledge Advancements in Teaching Strategies and Research Vol. 2 No. 3 (2024): Al-Kautsar: Knowledge Advancements in Teacing Strategies and Research, Septembe
Publisher : PT. Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/al-kautsar.v2i3.272

Abstract

Sekolah harus mengikuti perkembangan zaman yang ada, salah satu nya yaitu dengan menyesuaikan perubahan kurikulum. Saat ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menetapkan Kurikulum Merdeka Belajar sebagai kebijakan baru. Kurikulum ini juga sudah diterapkan di SMP Negeri 9 Samarinda, karena sekolah tersebut telah memenuhi syarat untuk menerapkan Kurikulum Merdeka. Segala upaya terus dilakukan mulai dari perencanaan, yaitu dengan memahami perangkat ajar pada kurikulum merdeka, melakukan pengorganisasian dengan membuat kalender akademik, serta membuat modul ajar, dll. Selanjutnya melaksanakan kurikulum merdeka dengan memfokuskan pada penilaian peserta didik yang disebu asesmen diagnostik. Dan melakukan pengawasan atau evaluasi, yaitu melaksanakan evaluasi supervisi. Selain itu terdapat faktor pendukung dan penghambat yang dapat memengaruhi pelakasanaan kurikulum merdeka ini. Faktor pendukung seperti pembelajaran yang memusatkan pada kegiatan proyek perlu menggunakan alat komuikasi, fasilitas sarana dan prasarana yang cukup memadai, serta melakukan pelatihan dan workshop bagi guru. Disamping itu, terdapat juga faktor penghambatnya seperti: terdapat adanya guru yang belum sepenuhnya memahami konsep kurikulum merdeka. Dengan demikian, pihak sekolah selalu melakukan upaya peningkatan dan melakukan penyesuaian secara terus-menerus dengan adanya kegiatan kurikulum merdeka belajar.