Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Diskon Pajak, Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pada Kantor Samsat Buleleng Piari, Ni Wayan Diah; Darmawan, Nyoman Ari Suya; Wahyuni, Made Arie
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10651

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Buleleng yang berpotensi menghambat optimalisasi penerimaan pajak daerah. Permasalahan tersebut diduga dipengaruhi oleh tingkat kesadaran wajib pajak, pemberian diskon pajak, serta penerapan sanksi pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran wajib pajak, diskon pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Kantor SAMSAT Buleleng. Jumlah sampel penelitian sebanyak 119 responden. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala likert, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak, diskon pajak, dan sanksi pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Hasil penelitian ini mendukung Theory of Planned Behavior (TPB) yang menjelaskan bahwa perilaku kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh sikap wajib pajak terhadap kewajiban perpajakan, tekanan sosial dari lingkungan sekitar, serta persepsi kemudahan atau kendala dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Hasil Uji Koefisien Determinasi menunjukkan bahwa variabel independen mampu memprediksi variasi dalam variabel dependen sebesar 61,3%. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti pelayanan pajak, sosialisasi perpajakan, dan kualitas sistem administrasi perpajakan.