Banyak kejadian perilaku yang tidak diinginkan telah menjadi hal biasa dalam kehidupan remaja. Remaja seringkali mengalami berbagai bentuk pelecehan, termasuk pelecehan fisik, verbal, dan seksual, yang sangat terkait dengan perilaku ini. Dari apa yang dapat kita lihat dalam sejumlah kasus, pelaku pelecehan seringkali adalah orang-orang terdekat korban, termasuk kenalan, teman sekelas, tetangga, pasangan, dan bahkan kerabat. Menemukan bagaimana sikap dan pengetahuan siswa SMK Komputer AKP Kabupaten berkaitan dengan perilaku pencegahan pelecehan seksual merupakan pendorong utama penelitian ini. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang menggunakan metode cross-sectional. Kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku diberikan, dan SPSS digunakan untuk analisis data. Dengan menggunakan teknik sampel purposif, 76 partisipan yang memenuhi kriteria inklusi dipilih dari populasi siswa kelas XI di SMK Komputer AKP. Kami menggunakan uji Chi-Square untuk menilai data. Temuan penelitian Sebanyak 53 responden (69,7%) memiliki pengetahuan yang sangat baik tentang topik tersebut, 43 (56,5%) memiliki sikap yang baik, dan 53 (69,7%) menunjukkan tindakan positif terkait dengan pencegahan kekerasan seksual. Nilai p 0,006 <0,05 menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan remaja dan perilaku pencegahan kekerasan seksual di SMK Komputer AKP Kabupaten Cianjur pada tahun 2025, sedangkan nilai p 0,012 <0,05 menunjukkan adanya hubungan antara sikap remaja dan perilaku pencegahan kekerasan seksual. Hal ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa keyakinan dan pemahaman remaja memengaruhi tindakan mereka dalam memerangi kekerasan seksual.