Kecemasan merupakan kondisi psikologis yang sering dialami pasien kanker payudara dan dapat memengaruhi kesungguhan mereka menjalani terapi. Tingkat kecemasan bervariasi pada setiap individu dan umumnya muncul sebagai reaksi terhadap efek samping kemoterapi serta kekhawatiran terhadap perubahan yang terjadi akibat penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Kanker Payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Tahun 2025. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, yaitu metode yang mengamati dan mengukur variabel satu kali pada satu waktu tertentu. Sampel dalam penelitian ini yaitu 49 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi mengalami kecemasan ringan sebanyak 34 orang (69,4%) dan kecemasan sedang sebanyak 15 orang (30,6%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara body image (p= 0,000), resiliensi (p= 0,000), dan dukungan keluarga (p= 0,001) dengan tingkat kecemasan. Body image positif, resiliensi tinggi, dan dukungan keluarga yang baik berperan menurunkan kecemasan pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara body image, resiliensi, dan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno. Oleh karena itu, disarankan fasilitas kesehatan memperkuat edukasi, pendampingan psikologis, dan keterlibatan keluarga untuk membantu mengurangi kecemasan pasien.