Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversibel, yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Salah satu masalah yang sering muncul pada pasien CKD adalah hipervolemia yang ditandai dengan edema perifer, terutama pada ekstremitas bawah. Penatalaksanaan edema tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan intervensi keperawatan non-farmakologis, salah satunya melalui ankle pump exercise kombinasi elevasi kaki 30°. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien CKD dengan masalah edema melalui intervensi ankle pump exercise kombinasi elevasi kaki 30° di Ruang Aster BLUD RSU Kota Banjar. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan penerapan evidence base practice (EBP) yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam studi kasus ini adalah dua pasien CKD yang mengalami edema ekstremitas bawah. Intervensi ankle pump exercise dan elevasi kaki 30° dilakukan secara rutin 3 dalam sehari selama 3 hari. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan derajat edema ekstremitas bawah, pada pasien 1 dari derajat 3 menjadi derajat 2, dan pasien 2 dari derajat 4 menjadi derajat 3. Kesimpulan dari karya ilmiah ini menunjukkan bahwa penerapan ankle pump exercise kombinasi elevasi kaki 30° efektif sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis dalam membantu menurunkan edema pada pasien CKD. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan baik di rumah sakit maupun di rumah.