Fajri, Muhammad Dahrizal
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RENCANA KERJA PEMERINTAH (RKP) DESA PADA GAMPONG LAGANG KABUPATEN ACEH BESAR BERBASIS WEBSITE Fajri, Muhammad Dahrizal; Wibawa, M Bayu; Albar, Rizka
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4838

Abstract

Pembangunan desa merupakan pendekatan yang diinisiasi oleh negara—baik oleh pemerintah maupun masyarakat—untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia. Pembangunan desa dianggap sebagai tanggung jawab politik negara dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan ekonomi di wilayah pedesaan. Di Gampong Lagang, ditemukan permasalahan dalam pengelolaan dan penyimpanan data pengeluaran dana di kantor keuchik yang menyebabkan rendahnya transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan dana untuk kegiatan seperti qurban, perayaan kemerdekaan, perlombaan bulan Ramadan, dan piknik tahunan. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) adalah dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang menjadi pedoman bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, serta sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa). Namun, proses perencanaan di Gampong Lagang belum memanfaatkan teknologi digital, sehingga pengelolaan data masih belum efisien. Data penting seperti notulen musyawarah, dokumen RPJM dan RKP desa sebelumnya, serta data anggaran, masih disimpan secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem informasi berbasis website yang mampu mencatat, merekap, dan menampilkan data perencanaan secara efisien dan transparan kepada masyarakat. Sistem ini bertujuan untuk memberikan arah yang jelas dalam pelaksanaan pembangunan desa, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memfasilitasi koordinasi dan integrasi program pembangunan desa secara lebih efektif dan efisien.