Permatasari, Wulan Rahmalia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONTRIBUSI PERILAKU PROKRASTINASI DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT STRESS AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA Teena, Kezia Ayu; Loka, Lola Mustafa; Permatasari, Wulan Rahmalia; Deasyanti, Deasyanti
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9676

Abstract

ABSTRACT The high tendency of academic procrastination among students has become a serious concern because it has the potential to increase academic stress arising from academic demands and learning workload. This study aims to examine the influence of academic procrastination on academic stress among junior high school students. This research employs a correlational quantitative design with simple linear regression analysis as the data analysis method. Purposive sampling technique was used to select the sample, consisting of 73 students from grades 7 to 9 at a private junior high school in South Tangerang. Data were collected through questionnaires using the Academic Expectations Stress Inventory (AESI) developed by Ang & Huan (2006) and the General Procrastination Scale (GP Scale) developed by Ferrari (2015).  The results indicate a significant effect of academic procrastination on academic stress (R = 0.289; p = 0.013), where academic procrastination accounts for 8.4% of the variance in students' academic stress. Thus, the higher the level of academic procrastination among students, the higher the academic stress they experience, especially when facing school assignments and exams. ABSTRAK Tingginya kecenderungan prokrastinasi akademik pada peserta didik menjadi permasalahan serius karena berpotensi meningkatkan stres akademik yang bersumber dari tuntutan dan beban pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prokrastinasi akademik terhadap stres akademik pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan analisis regresi linier sederhana sebagai metode analisis data. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 73 siswa SMP kelas 7 hingga 9 di salah satu sekolah swasta di Tangerang Selatan Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk kuesioner dengan menggunakan instrumen Academic Expectations Stress Inventory (AESI) dan General Procrastination Scale (GP Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara prokrastinasi akademik terhadap stres akademik (R = 0,289; p = 0,013), di mana prokrastinasi akademik mampu menjelaskan sebesar 8,4% variasi stres akademik siswa. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik siswa, maka semakin tinggi pula stres akademik yang mereka alami, terutama dalam menghadapi tugas dan ujian sekolah.
PERAN DUKUNGAN SOSIAL DAN RASA MEMILIKI TERHADAP KESEPIAN PADA MAHASISWA RANTAU: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Permatasari, Wulan Rahmalia; Suryaratri, Ratna Dyah; Wahyuni, Lussy Dwiutami
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i2.9926

Abstract

ABSTRACT Migrant students study far from their hometown often feel to experiencing loneliness due to pressure of adapting to academic demands and adjustment to a new environment. This study aims to analyze how social support and sense of belonging can play role in overcoming the loneliness experienced by migrant students. This study uses a Systematic Literature Review approach the main methodology in examining relevant literature. The literature was conducted systematically relevant articles related to social support, sense of belonging, and loneliness. The literature search was conducted using several databases, including Google Scholar, Scopus, EBSCO, and Publish or Perish. The initial search identified 1.676 potentially relevant to the research topic. These articles were the screened using the PRISMA Procedure. After a lengthy selection process resulting in 11 articles for further analysis. The results of the review show that social support and sense of belonging serve as protective factor against loneliness. Support from family, friends, and the community helps migrant students adapt to new environments, thereby reducing feelings of loneliness. Social support and a sense of belonging are key elements that significantly contribute to helping out-of-town students overcome loneliness during their adaptation to a new educational environment. ABSTRAK Mahasiswa rantau yang menempuh pendidikan jauh dari daerah asal kerap kali merasa kesepian karena mendapat tekanan untuk menyesuaikan diri dengan akademik dan lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dukungan sosial dan rasa memiliki dapat berperan dalam mengatasi kesepian yang dialami mahasiswa rantau. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review sebagai metodologi utama dalam menelaah literatur yang relevan. Proses penelusuran literatur dilakukan secara sistematis dengan mencari artikel-artikel yang relevan yang membahas mengenai dukungan sosial, rasa memiliki, dan kesepian. Pencarian dilakukan melalui beberapa database yang meliputi Google Scholar, Scopus, EBSCO, serta Publish or perish. Dari proses pencarian awal, ditemukan sebanyak 1.676 artikel yang berpotensi relevan dengan topik penelitian. Selanjutnya jumlah tersebut dipersempit melalui tahapan PRISMA. Setelah melalui proses penyeleksian yang panjang, akhirnya terkumpul 11 artikel yang dianalisis lebih lanjut. Hasil tinjauan tersebut menunjukkan bahwa dukungan sosial dan rasa memiliki berperan sebagai faktor pelindung dalam mengurangi perasaan kesepian. Dukungan dari keluarga, teman sebaya, dan masyarakat terbukti membantu mahasiswa rantau beradaptasi di lingkungan baru, sehingga dapat mengurangi perasaan kesepian yang mereka alami. Dukungan sosial dan rasa memiliki merupakan elemen kunci yang berkontribusi signifikan dalam membantu mahasiswa rantau mengatasi kesepian selama proses adaptasi di lingkungan pendidikan yang baru.
KONTRIBUSI PERILAKU PROKRASTINASI DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT STRESS AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA Teena, Kezia Ayu; Loka, Lola Mustafa; Permatasari, Wulan Rahmalia; Deasyanti, Deasyanti
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9676

Abstract

ABSTRACT The high tendency of academic procrastination among students has become a serious concern because it has the potential to increase academic stress arising from academic demands and learning workload. This study aims to examine the influence of academic procrastination on academic stress among junior high school students. This research employs a correlational quantitative design with simple linear regression analysis as the data analysis method. Purposive sampling technique was used to select the sample, consisting of 73 students from grades 7 to 9 at a private junior high school in South Tangerang. Data were collected through questionnaires using the Academic Expectations Stress Inventory (AESI) developed by Ang & Huan (2006) and the General Procrastination Scale (GP Scale) developed by Ferrari (2015).  The results indicate a significant effect of academic procrastination on academic stress (R = 0.289; p = 0.013), where academic procrastination accounts for 8.4% of the variance in students' academic stress. Thus, the higher the level of academic procrastination among students, the higher the academic stress they experience, especially when facing school assignments and exams. ABSTRAK Tingginya kecenderungan prokrastinasi akademik pada peserta didik menjadi permasalahan serius karena berpotensi meningkatkan stres akademik yang bersumber dari tuntutan dan beban pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prokrastinasi akademik terhadap stres akademik pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan analisis regresi linier sederhana sebagai metode analisis data. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 73 siswa SMP kelas 7 hingga 9 di salah satu sekolah swasta di Tangerang Selatan Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk kuesioner dengan menggunakan instrumen Academic Expectations Stress Inventory (AESI) dan General Procrastination Scale (GP Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara prokrastinasi akademik terhadap stres akademik (R = 0,289; p = 0,013), di mana prokrastinasi akademik mampu menjelaskan sebesar 8,4% variasi stres akademik siswa. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik siswa, maka semakin tinggi pula stres akademik yang mereka alami, terutama dalam menghadapi tugas dan ujian sekolah.