Collaborative skills are an important 21st-century competency that needs to be developed in science education. However, the collaborative skills of junior high school students are still relatively low, as indicated by a lack of active participation, group responsibility, and mutual respect. Therefore, innovative learning methods that can actively engage students in collaboration are needed. This study aims to describe students' collaboration skills after implementing the Knowledge Dominion Game based on the TGT cooperative learning model, the implementation of learning, and students' responses to the implementation of this learning. This study used a pre-experimental one-shot case study involving 28 seventh-grade students. This study collected data using collaboration skill observation techniques, learning implementation observation sheets, and student response questionnaires. Collaboration skills were analyzed based on four indicators, namely working productively, showing respect, compromising in a team, and sharing responsibilities. The results of the study show that (1) TGT cooperative learning obtained a mode of 4 and was classified as very good (2) student collaboration skills were in the good to very good category after the implementation of the TGT cooperative model-based Game Knowledge Dominion, and (3) students responded positively. ABSTRAK Keterampilan kolaborasi merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Namun, keterampilan kolaborasi peserta didik SMP masih tergolong rendah, ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif, tanggung jawab kelompok, serta sikap saling menghargai. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan kolaborasi peserta didik setelah diterapkan Game Knowledge Dominion berbasis model pembelajaran kooperatif TGT, keterlaksanaan pembelajaran, serta respons peserta didik terhadap penerapan pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pre-experimental dengan one shot case study dengan melibatkan 28 peserta didik kelas VII. Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan teknik bservasi keterampilan kolaborasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons peserta didik. Keterampilan kolaborasi dianalisis berdasarkan empat indikator, yaitu bekerja secara produktif, menunjukkan rasa hormat, berkompromi dalam tim, dan berbagi tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran Kooperatif TGT mendapatkan modus sebanyak 4 dan tergolong dalam kategori sangat baik (2) terdapat bahwa keterampilan kolaborasi peserta didik berada pada kategori baik hingga sangat baik setelah penerapan Game Knowledge Dominion berbasis model kooperatif TGT, dan (3) peserta didik merespons positif terhadap pembelajaran Kooperatif TGT dengan persentase 88,39% yang termasuk dalam kriteria sangat tinggi. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan Game Knowledge Dominion berbasis model pembelajaran kooperatif TGT efektif untuk melatih keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran IPA.