Praptiningsi, Praptiningsi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Atlet Sepak Bola Profesional untuk Membentuk Smart Healthcare Ecosystem and Community sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia Lolos Piala Dunia Agustiyawan, Agustiyawan; Praptiningsi, Praptiningsi; Harfiani, Erna; Alamsyah, Nanang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.23751

Abstract

ABSTRAK Pembinaan atlit usia muda merupakan fondasi penting dalam pengembangan sepak bola nasional untuk meningkatkan prestasi. Akan tetapi, pemain sepak bola muda Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang nutrisi atlet, kebugaran fisik, recovery, gaya hidup sehat, dan pencegahan cedera, yang berdampak pada performa, risiko cedera, serta durasi karier profesional. Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan pemberdayaan komunitas atlet muda dinilai mampu menjawab hambatan tersebut melalui pendekatan pemantauan dan edukasi yang lebih sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pemain sepak bola profesional muda terkait kebugaran fisik, mental dan gaya hidup sehat melalui pendampingan berbasis IoT dan metode ABCD. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community-driven Development(ABCD) melalui tahapan pemetaan aset, penyusunan program, penyuluhan, pendampingan atlet, pengembangan aplikasi IoT, dan evaluasi. Sebanyak 28 atlet muda mengikuti penyuluhan, demonstrasi, diskusi, dan pengisian pre-testserta post-test menggunakan skala Likert. Pre-test menunjukkan tingkat pemahaman berada pada kategori cukup (mean 2.68–3.10). Setelah penyuluhan dan pendampingan, hasil post-test menunjukkan peningkatan pada seluruh variabel dengan rerata pengetahuan menjadi: nutrisi atlet (3.38), pencegahan cedera (3.87), recovery (3.55), kebugaran fisik (3.77), dan gaya hidup (3.89). Peningkatan terbesar terjadi pada pencegahan cedera dan gaya hidup sehat. Pendampingan atlet muda berbasis komunitas dengan dukungan IoT terbukti efektif meningkatkan pengetahuan fundamental yang menunjang performa, kesehatan, dan karier profesional atlet. Model smart healthcare ecosystem and community ini dapat menjadi inovasi strategis dalam pembinaan atlet muda Indonesia untuk meningkatkan prestasi dan memperkuat pondasi pemain lokal masa depan. Kata Kunci: Atlet Muda, Iot, Kebugaran Fisik, Gaya Hidup, Pemberdayaan.  ABSTRACT Youth athlete development is a crucial foundation for national soccer development and enhanced performance. However, young Indonesian soccer players still face several challenges, such as a lack of understanding of athlete nutrition, physical fitness, recovery, healthy lifestyles, and injury prevention, which impact performance, injury risk, and the duration of their professional careers. The use of the Internet of Things (IoT) and the empowerment of young athlete communities are considered capable of addressing these challenges through a more systematic monitoring and education approach. This activity aims to improve the understanding and capacity of young professional soccer players regarding physical and mental fitness, and a healthy lifestyle through IoT-based mentoring and the ABCD method. The activity was implemented using an Asset-Based Community-Driven Development (ABCD) approach, including asset mapping, program development, outreach, athlete mentoring, IoT application development, and evaluation. A total of 28 young athletes participated in outreach, demonstrations, discussions, and completed pre- and post-tests using a Likert scale. The pre-test showed a level of understanding in the sufficient category (mean 2.68–3.10). After counseling and mentoring, post-test results showed improvements in all variables, with average knowledge scores of: athlete nutrition (3.38), injury prevention (3.87), recovery (3.55), physical fitness (3.77), and lifestyle (3.89). The greatest improvements occurred in injury prevention and healthy lifestyle. Community-based mentoring of young athletes supported by IoT has proven effective in increasing fundamental knowledge that supports athletes' performance, health, and professional careers. This smart healthcare ecosystem and community model can be a strategic innovation in the development of young Indonesian athletes to improve performance and strengthen the foundation of future local players. Keywords: Young Athletes, Iot, Physical Fitness, Lifestyle, Empowerment