Gardu Induk Keramasan melayani sistem distribusi tenaga listrik dengan pola pembebanan yang bersifat fluktuatif setiap harinya. Fluktuasi beban tersebut berpotensi menimbulkan rugi-rugi daya pada transformator, yang selanjutnya menghasilkan panas dan dapat memengaruhi nilai efisiensi operasional transformator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi beban terhadap efisiensi transformator tenaga berkapasitas 60 MVA pada transformator 150/20 kV di Gardu Induk Keramasan. Metode penelitian yang digunakan meliputi identifikasi dan perumusan masalah, studi literatur dari berbagai sumber ilmiah dan laporan teknis, serta observasi langsung di lapangan untuk memperoleh data pembebanan harian, daya input, dan daya output transformator.Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terjadi fluktuasi beban, pengaruhnya terhadap efisiensi transformator relatif kecil dan tidak signifikan. Nilai efisiensi tertinggi tercatat pada minggu ke-4 yaitu sebesar 98,59% dengan daya input 7828,77 kW, sedangkan nilai efisiensi terendah tercatat pada minggu ke-2 sebesar 98,46% dengan daya input 7198,74 kW, sehingga terjadi penurunan sebesar 0,14%. Rata-rata efisiensi transformator selama periode pengamatan adalah 98,56%. Jika diabdningkan dengan standar efisiensi transformator tenaga menurut SPLN 61:1997 yang ditetapkan oleh PLN, yaitu sebesar ≥ 98,6% pada kondisi beban nominal untuk transformator daya besar, mana nilai rata-rata hanya berbeda sedikit dibawah standar sebesar 0,04%. Secara umum kondisi operasional transformator 60 MVA di Gardu Induk Keramasan masih tergolong baik dan andal dalam mendukung sistem distribusi tenaga listrik.