Film Jumbo (2025) merupakan film animasi Indonesia yang menampilkan dinamika persahabatan anak melalui pendekatan naratif dan visual yang sarat makna simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi persahabatan dalam film Jumbo dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika yang mencakup tiga tahapan pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap adegan-adegan terpilih, dokumentasi visual, serta studi pustaka yang relevan dengan kajian semiotika, komunikasi, dan persahabatan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Jumbo merepresentasikan persahabatan sebagai relasi sosial yang dibangun atas dasar empati, penerimaan, perhatian, dan dukungan emosional. Pada tingkat denotatif, persahabatan ditampilkan melalui aktivitas kolektif seperti kebersamaan, kerja sama, dan tindakan saling menolong dalam menghadapi situasi emosional maupun tantangan. Pada tingkat konotatif, interaksi antartokoh mengandung makna solidaritas, kepedulian, kepercayaan, dan kehadiran emosional yang berkelanjutan. Sementara itu, pada level mitos, film Jumbo membangun ideologi bahwa persahabatan masa kanak-kanak merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan identitas sosial, serta berfungsi sebagai ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan emosi dan menerima perbedaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Jumbo tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai teks budaya yang sarat dengan nilai edukatif dan ideologis dalam merepresentasikan persahabatan anak.