Sulafah Deifa Fazaroh Adhellia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hadis Kaum Lūṭ dan Larangan Pernikahan Sesama Jenis melalui Hermeneutika Fazlur Rahman Nichatus Sholikhah; Sulafah Deifa Fazaroh Adhellia
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 3 No 2 (2025): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu legalitas pernikahan sesama jenis menjadi perdebatan penting dalam hukum Islam kontemporer, terutama ketika dihadapkan pada ketentuan normatif mengenai larangan perilaku kaum Lūṭ dalam hadis. Penelitian ini menganalisis hadis-hadis tentang amal qawm Lūṭ melalui pendekatan hermeneutika double movement Fazlur Rahman untuk menelusuri ideal moral yang dikandungnya dan relevansinya terhadap larangan pernikahan sesama jenis. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan kritik sanad–matan, analisis tematik hadis, serta rekonstruksi konteks historis dan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan terhadap perilaku kaum Lūṭ tidak ditujukan pada identitas seksual modern, melainkan pada pola perilaku seksual yang agresif, koersif, dan merusak tatanan keluarga dan masyarakat. Melalui kerangka double movement, penelitian ini mengidentifikasi tiga ideal moral utama—ḥifẓ al-nasl, ḥifẓ al-‘ird, dan ḥifẓ al-mujtama‘—yang menjadi dasar normatif larangan tersebut. Ideal moral ini secara konsisten mengarahkan kesimpulan bahwa pernikahan sesama jenis tidak dapat dilembagakan dalam kerangka fikih keluarga Islam yang mensyaratkan relasi laki-laki dan perempuan sebagai syarat esensial bagi keberlanjutan keturunan. Temuan ini sejalan dengan konstruksi hukum keluarga di Indonesia yang mempertahankan struktur heteroseksual sebagai dasar legalitas perkawinan. Kata Kunci: Hadis Kaum Lūṭ, Double Movement, Liwāṭ, Perkawinan Sesama Jenis, Maqāṣid.