Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara growth mindset siswa dan dukungan harapan orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VI SDN Banjarsari. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya faktor psikologis dan dukungan keluarga dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SDN Banjarsari yang berjumlah 29 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa angket growth mindset, angket dukungan harapan orang tua, serta data nilai prestasi matematika. Instrumen telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman karena sebagian variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth mindset maupun dukungan harapan orang tua tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi matematika, ditandai dengan koefisien korelasi yang sangat lemah dan nilai signifikansi yang melampaui batas pengujian. Temuan ini menegaskan bahwa kedua variabel belum memberikan kontribusi berarti terhadap capaian matematika siswa, sehingga prestasi lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar keduanya. Simpulan penelitian menekankan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih komprehensif serta dukungan akademik yang lebih konkret dari orang tua. Implikasi penelitian mendorong guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan matematika siswa secara lebih optimal.