This Author published in this journals
All Journal BIMASTER
Putri Naya, Adellia Ayu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENENTUAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM TERBAIK MENGGUNAKAN PEMBOBOTAN ROC DENGAN METODE SAW Putri Naya, Adellia Ayu; Martha, Shantika; Imro’ah, Nurfitri
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 15, No 1 (2026): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v15i1.105965

Abstract

Pengambilan keputusan investasi saham merupakan proses kompleks yang memerlukan pemahaman serta analisis mendalam terkait pemilihan saham yang tepat sebagai instrumen investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi pemilihan saham terbaik indeks IDX30 periode 1 November 2024 – 31 Januari 2025 berdasarkan beberapa rasio keuangan yang diperoleh dari data laporan keuangan tahun 2024, yaitu EPS, DER, DY, PER, PBV, ROE dengan pembobotan Rank Order Centroid (ROC) dan perangkingan Simple Additive Weighting (SAW). Penentuan bobot dilakukan berdasarkan urutan tingkat kepentingan masing-masing kriteria dengan dua pendekatan yaitu pengambilan keputusan investasi yang berorientasi pada memaksimalkan keuntungan dan pengambilan keputusan investasi yang berfokus pada meminimalkan risiko, sedangkan proses perangkingan dilakukan dengan metode SAW dengan membedakan kriteria menjadi dua atribut yaitu kriteria benefit dan kriteria cost. Pada penelitian ini proses normalisasi dilakukan dengan metode normalisasi vektor untuk mengatasi kendala pada beberapa kriteria cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saham UNTR menempati peringkat pertama dengan nilai preferensi tertinggi sebesar 0,634268 untuk pendekatan keuntungan dan 0,890724 untuk pendekatan risiko sehingga saham UNTR menjadi saham terbaik pada indeks IDX30. Hasil ini menunjukkan bahwa saham tersebut memiliki kinerja fundamental yang relatif kuat dibandingkan saham lainnya dalam indeks yang sama.