Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kandungan Flavonoid Pada Daging Buah Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa.L) Dengan Perlakuan Berbeda Anatje J.Pattipeilohy
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, salah satu dari sumber daya alam yang ada di Indonesia yaitu tumbuh-tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan tersebut biasa digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradsional,yaitu Mahkota dewa. Mahkota dewa termasuk dalam familia Thymelaceae yang kulit buahnya diketahui mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, fenol, tannin dan lainnya.Tujuan Mengetahui kandungan flavonoid pada daging buah mahkota dewa. Metode penelitian eksperimen laboratorium.Hasil Identifikasi flavonoid dilakukan pada daging buah mahkota dewa diiris  tipis – tipis kemudian di jemur di bawah sinar matahari hingga kering,setelah itu melalui proses penghalusan  (diblender sampai halus ) bagian daging buah mahkota dewa yang sudah diblender di timbang sebanyak 50,0913 gram,dan untuk membandingkan daging buah mahkota dewa yang tidak diberi perlakuan dan daging buah mahkota dewa yang di beri perlakuan  denagn cara di jemur di bawah sinar matahari selama ± 1 hari kadarnya lebih tinggi yaitu : U1 = 2,8448 dan U2 = 2,7460 sedangkan kalua tidak diberi perlakuan kadar flavonoidnya menurun yaitu : U1 = 0,5684 dan U2 = 0,5781, sebab pada daging buah mahkota dewa yang masih mentah atau tidak diberi perlakuan masih mengandung banyak air sehingga kadar flavonoidnya menurun.Kesimpulan Daging buah mahkota terdapat kandungan flavonoid. Saran bawah untuk peneliti selanjutnya dapat menganalisis kandung senyawa aktif pada daging buah mahkota dewa