Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran musik dalam dakwah di Majelis Nuurul Khairat Kotamobagu Penelitian ini menggunakan pendekatan dari berbagai teori termasuk musikologi fungsional dan psikologi Teori musikologi digunakan untuk menganalisis struktur musik dalam konteks dakwah teori fungsional untuk memahami peran musik dalam dakwah dan teori psikologi untuk mengkaji pengaruh musik dakwah terhadap mental dan perilaku manusia Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang menghasilkan data dalam bentuk deskripsi lisan atau tertulis dari partisipan serta perilaku yang diamati memungkinkan pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti dengan fokus pada wawancara mendalam Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan observasi wawancara dan dokumentasi sementara teknik pengolahan data mencakup klasifikasi dan analisis data Penelitian dilakukan di Majelis Nurul Khairat di Kelurahan Kotamobagu selama tiga bulan Februari April Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik memiliki peran signifikan dalam proses dakwah Sebagai media komunikasi musik memainkan peran penting dalam menyampaikan pesan keagamaan kepada umat Islam dengan dakwah melalui musik terbukti lebih efektif karena diterima oleh banyak orang Musik Islam dalam dakwah ini sering disertai dengan alat musik seperti bass hadroh darbuka rebana marawis dan gong yang memperindah dan memperkuat pengalaman dakwah melalui nyanyian lagu lagu keagamaan Musik yang digunakan dalam dakwah oleh Majelis Nuurul Khairat meliputi sholawat nasyid dan qasidah Peranan musik dalam dakwah di Majelis ini terbagi menjadi beberapa bagian yaitu sebagai penyemangat mempermudah jalannya dakwah dan mengajak atau membujuk orang untuk mengikuti dakwah < p>