Pembelajaran abad 21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir reflektif. Karena dengan keterampilan reflektif peserta didik mampu mengidentifikasi masalah dan memilih alternatif atau strategi untuk menginterpretasikan suatu masalah tersebut serta mempunyai solusi yang dapat dipertanggung jawabkan. Berdasarkan hasil preliminary study kemampuan reflektif salah satu Mts di Kabupaten Ponorogo masih tergolong rendah. Berdasarkan pernyataan tersebut, peneliti menggunakan pembelajaran berbasis teknologi water filtration system dengan bantuan calculator debit apps untuk meningkatkan keterampilan berpikir reflektif peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis teknologi water filtration system dengan bantuan calculator debit apps untuk meningkatkan keterampilan berpikir reflektif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental. Berdasarkan hasil penelitian keterlaksaan atau aktivitas guru dalam penggunaan media ini diperoleh rata-rata 83,5% dan aktivitas peserta didik 88%, keduanya dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan analisis ANOVA mendapatkan nila sig. adalah 0,000 atau dikatakan lebih kecil dari 0,05. Sehingga keputusan pengujian kelas eksperimen maupun kelas kontrol terdapat perbedaan nikai rata-rata yang signifikan. Hal ini didukung dengan uji cohen’s yang menunjukkan angka 0,81 yang memiliki efektifitas dalam kategori tinggi. Dapat disimpulkan dari penelitian bahwa pembelajaran berbasis teknologi water filtration system dengan bantuan calculator debit apps efektif dalam kategori tinggi digunakan dalam meningkatkan kemampuan reflektif peserta didik.