p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Tohonan Evangelista Siagian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Kunci Keberhasilan XYZ dalam Rangka Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut Dwi Agus Setyawan; Hardiman, Hardiman; Beben Afendi; Tohonan Evangelista Siagian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15720

Abstract

Keberhasilan tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan yurisdiksi nasional sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia sejak tahap rekrutmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor kunci keberhasilan (key success factors) dalam proses XYZ TNI AL guna menghasilkan personel yang profesional, modern, dan tangguh. Fenomena perubahan karakteristik generasi muda dan tantangan teknologi digital menuntut transformasi dalam sistem seleksi yang selama ini berjalan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif yang terintegrasi. Tahap pertama dilakukan dengan wawancara mendalam kepada para pakar personel dan pemangku kepentingan di lingkungan Dinas ABC. Data kualitatif tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo melalui proses coding, project map, tree map, dan word cloud untuk mengekstraksi faktor-faktor berpengaruh. Tahap kedua menggunakan metode Interpretive Structural Modeling (ISM) untuk memetakan struktur hubungan hierarkis antar variabel dan menentukan variabel kunci yang memiliki daya gerak (driving power) paling kuat. Terakhir, analisis SWOT dilakukan untuk merumuskan strategi optimal berdasarkan posisi organisasi saat ini. Hasil penelitian diharapkan mampu mengidentifikasi variabel utama seperti peningkatan kelayakan sarana prasarana rekrutmen, transparansi sistem seleksi, pemanfaatan teknologi informasi, dan kualitas SDM penguji, yang saling berinteraksi dalam menentukan efektivitas rekrutmen. Model yang dihasilkan memberikan arah strategis bagi pimpinan TNI AL dalam memprioritaskan perbaikan elemen rekrutmen yang paling berdampak sistemik. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa penguatan pada faktor driver dalam model ISM akan mampu memperbaiki kualitas output prajurit, yang pada akhirnya mendukung kesiapan operasional TNI AL.
Analisis Strategi Operasi Pengamanan Perairan Sektor XYZ Guna Menanggulangi Kasus Smuggling dalam Rangka Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut Rafael Bimantoro Putro; Abdul Kadir Mulku; Jaka Lelana; Tohonan Evangelista Siagian
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15721

Abstract

Luasnya cakupan wilayah nusantara dan beragamnya pilihan jalur masuk dan keluar yang harus diawasi dan dikendalikan, juga berdampak pada tindak pidana smuggling. Meningkatnya permintaan negara lain akan sumber daya alam sebagai bahan baku industri, keadaan ekonomi domestik yang belum mampu bersaing dengan impor, kemauan dan kapasitas aparat penegak hukum, kurangnya keterlibatan warga negara dalam koordinasi pemerintah, dan sejumlah faktor lain yang berhubungan secara kausal untuk mendorong konsumsi produk lokal, isu smuggling di laut harus ditangani dari sudut pandang preventif, represif, dan penegakan hukum. Perairan Indonesia yang luas merupakan wilayah strategis sekaligus rentan terhadap aktivitas ilegal, khususnya penyelundupan (smuggling) yang mengancam kedaulatan dan ekonomi nasional. Penegakan hukum di laut sering kali menghadapi kendala berupa keterbatasan alutsista, tumpang tindih kewenangan antarinstansi, serta terbatasnya dukungan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menetapkan prioritas strategi operasi pengamanan perairan guna menghadapi kasus penyelundupan melalui pendekatan pengambilan keputusan multikriteria. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menerapkan Analytic Hierarchy Process (AHP) serta didukung oleh analisis sensitivitas untuk menguji keandalan hasil yang diperoleh. Pengambilan data dilakukan melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan panel ahli yang diintegrasikan dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Kriteria utama yang digunakan dalam model AHP meliputi kapabilitas operasional, kolaborasi kelembagaan, manajemen risiko, dan dukungan logistik & anggaran. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam dengan para narasumber terkait baik dari Koarmada YZ, Kodaeral DEF, dan Lanal ABC. Hasil penelitian mengidentifikasi empat alternatif strategi, yaitu strategi SO (agresif), ST (diversifikasi), WO (stabilitas), dan WT (defensif). Hasil analisis diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis bagi pengambil kebijakan dalam mengoptimalkan sumber daya pengamanan perairan untuk menekan angka kasus smuggling secara signifikan dan berkelanjutan.