Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja dan penjualan terhadap laba bersih pada PT Mega Sakti Permata Muara Nibung, Kecamatan Pandan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang distribusi energi (SPBU), pengelolaan keuangan yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas operasional dan peningkatan keuntungan secara berkelanjutan. Laba bersih menjadi indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dikurangi seluruh beban operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Mega Sakti Permata selama periode 2020–2024 dengan jumlah 20 pengamatan berdasarkan data triwulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi yang berasal dari laporan keuangan PT Mega Sakti Permata Muara Nibung, Kecamatan Pandan, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan kondisi modal kerja, penjualan, dan laba bersih secara sistematis dan terperinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal kerja berpengaruh terhadap laba bersih karena berperan dalam menjaga kelancaran operasional serta stabilitas likuiditas perusahaan. Penjualan juga berpengaruh terhadap laba bersih karena menjadi sumber utama pendapatan yang mampu mendorong peningkatan keuntungan perusahaan. Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan menunjukkan tren yang meningkat meskipun terjadi fluktuasi pada beberapa periode, sehingga mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien.