Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, masih banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai jenis dan pemilihan metode kontrasepsi yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemilihan metode kontrasepsi yang rasional melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan multimedia interaktif yang meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, pemutaran video, serta penggunaan media leaflet dan infografis. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2025 di Puskesmas Pagelaran dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang terdiri dari pasangan usia subur dan ibu-ibu di wilayah kerja puskesmas. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 5,8 pada pre-test menjadi 8,9 pada post-test dengan peningkatan sebesar 53,4%. Selain itu, jumlah peserta dengan pengetahuan baik meningkat dari 15% menjadi 85%, sementara kategori pengetahuan kurang menurun dari 30% menjadi 0%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mengenai keluarga berencana efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemilihan metode kontrasepsi yang rasional. Dengan demikian, kegiatan edukasi KB perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan program keluarga berencana dan meningkatkan kesehatan reproduksi masyarakat.