Lamro Herianto Siregar
STIMIK Bina Mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TEKNIK KRIPTOGRAFI PADA DATABASE MENGGUNAKAN ALGORITMA ONE TIME PAD Hasrul Hasrul; Lamro Herianto Siregar
Jurnal Elektronik Sistem Informasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Bina Mulia Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66202/jesik.v2i2.51

Abstract

Salah satu fungsi penting database adalah menjaga kerahasiaan data dan infomasi yang ada didalamnya. Masalah keamanan database ini telah menjadi salah satu topik pembicaraan penting karena banyaknya jumlah kejahatan ciber yang memanfaatkan celah keamanan database untuk memanipulasi data dan informasi yang ada. Pada dasarnya terdapat dua teknik untuk mengamankan database, yaitu steganografi dan kriptografi. Saat ini teknik kriptografi yang banyak digunakan karena teknik ini mengaburkan/memanipulasi data dan informasi yang dianggap penting sehingga sulit untuk dipahami oleh pihak-pihak yang tidak berhak. Karena itu penelitian ini akan membangun suatu aplikasi yang dapat mengenkripsi data dan informasi yang ada didalam database sehingga menghalangi pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengubah, mengambil, atau menyalahgunakan data dan informasi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksperimen. Dengan metode algoritma One Time Pad (OTP), penelitian ini merancang sistem enkripsi-dekripsi OTP untuk mengamankan data dan informasi yang ada didalam database STMIK Bina Mulia Palu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik kriptografi menggunakan algoritma OTP dapat diimplementasikan dengan bahasa pemograman Microsoft Visual Basic 6.0 sehingga dapat mengamankan data-data yang ada didalam database. Untuk itu, penelitian kedepan perlu dikembangkan agar lebih baik lagi dan dapat dimanfaatkan serta diterapkan pada bidang-bidang kehidupan yang lebih kompleks lagi.