Octavianus Frans
Universitas Bina Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Research on the Application of Pixel Art in Game Character Design Tubagus Zufri; Dodi Hilman; Octavianus Frans
Journal of Games, Game Art, and Gamification Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/jggag.v7i1.8565

Abstract

This paper analyzes the development, basic design foundations, and design principles of character designs that are often found in today's games. This discussion relates to the ability of pixel styles to survive even though the design styles of the current digital art era are developing with diverse thoughts. Pixels are the basic elements of design that are capable of producing attractive design work. Looking at the current development of pixel styles, in the midst of the proliferation of 3D-based visual works, we can find that pixel styles still have an irreplaceable influence. Pixel-based designs are still being put into practice and applied in the form of games by more designers and artists
ANALISIS PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI BAGIAN DARI SEBUAH KARYA VISUAL MULTIMEDIA Nunnun Bonafix; Octavianus Frans; Noor Latif CM; Ardiyan
INFOTECH journal Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v10i2.12083

Abstract

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) masif terutama dalam bidang desain, AI digunakan para desainer dalam membantu dalam berkarya. Penelitian ini untuk mengeksplorasi dan menganalisis penggunaan Leonardo AI dalam menciptakan karya visual. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian eksploratif untuk mandalami topik tertentu, sehingga memperoleh pemahaman yang komprehensif pada topik tersebut. Prosedur penelitian yang dilaksanakan 1) Penggunaan kata kunci sebagai instruksi yang tepat, 2) Penyusunan instruksi secara terstruktur, 3) Uji dan analisis instruksi dalam bentuk deskriptif analisis, 4) Evaluasi instruksi. Hasil diperoleh, selain kecanggihan ternyata Leonardo AI memiliki kelemahan. Output visual yang diperoleh dapat berbeda meskipun penggunaan instruksi yang identik. Penggunaan istilah teknis fotografi yang belum semua dapat diakomodir oleh Leonardo AI. Terdapat kemungkinan terjadinya pelanggaran hak cipta apabila dataset yang digunakan untuk melatih model mencakup karya yang dilindungi hak cipta tanpa izin. Hasil visual di-generate Leonardo AI dapat dijadikan aset digabungkan aset visual yang dibuat desainer dengan menggunakan aplikasi tambahan.