This Author published in this journals
All Journal Jurnal Desain
Agung Pranawa Maheswara
Institut Teknologi Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep desain ruang publik pada redesain Museum Lontar Gedung Kirtya di Bali dengan pendekatan activity-based design Agung Pranawa Maheswara
Jurnal Desain Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i2.26823

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengeksplorasi peran desain ruang publik dalam meningkatkan kualitas interaksi pengunjung di Gedung Kirtya yang dibangun oleh Belanda pada 1928 di Singaraja, Kabupaten Buleleng, sebagai tempat penampungan lontar dan buku tua. Lontar, sebagai naskah kuno dari daun tal, menyimpan informasi penting tentang sejarah masa lalu. Namun, kurangnya perencanaan dalam pembangunan gedung berdampak pada kualitas ruang dan pengalaman pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan activity-based design untuk merancang ruang publik yang dapat mendukung interaksi sosial, baik aktif maupun pasif, antara pengunjung. Metode penelitian yang diterapkan adalah observasi langsung dan wawancara dengan pengunjung serta pengelola gedung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ruang publik berbasis aktivitas mampu menciptakan suasana yang mendukung interaksi antar pengunjung, seperti berdiskusi, mengamati, atau menikmati koleksi lontar, yang dapat memperkaya pengalaman pengunjung. Interaksi sosial ini mendorong kegiatan bersama dan meningkatkan ketertarikan terhadap koleksi lontar dan sejarahnya. Kesimpulannya, perbaikan desain ruang publik dengan pendekatan activity-based design dapat meningkatkan daya tarik Gedung Kirtya, serta menarik lebih banyak masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung, berinteraksi, dan berekreasi. Sebagai rekomendasi. Pengelola Gedung Kirtya disarankan merancang ruang yang dapat mendukung aktivitas sosial dan edukasi untuk meningkatkan pengalaman pengunjung.