This Author published in this journals
All Journal MPKM
Defanio Azriel Setiawan
Universitas Pembangunan Negeri Veteran Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Program Perempuan Bergerak Pada SMAN 2 Sidoarjo Melalui Program KKN di Desa Sepande Binti Azizatun; Melissa Damayanti; Sofia Fitri Anasari; Tryandika Rizkat Prashodang; Oktaviana Nawang Ardi; Defanio Azriel Setiawan; Fira Rachma Sahnashaq; Yuliniar Ayu Putri Pribadi; Evan Ahnaf Wiryawan; Sanniyah Putri Ramadhan; Syafta Indah Purnamasari
Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM ) Vol. 1 No. 02 (2024): Media Pengabdian Kepada Masyarakat (MPKM)
Publisher : Rey Media Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66084/mpkm.v1i02.278

Abstract

Di Indonesia, masih terdapat banyak stereotip gender yang menghambat partisipasi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dengan perempuan yang disebabkan oleh perbedaan secara biologis, bukan karena kodrat tetapi melalui proses sosial budaya yang begitu panjang. Perbedaan perilaku antara laki-laki dan perempuan tidak hanya disebabkan oleh faktor biologis saja, tetapi juga disebabkan oleh proses sosial dan budaya. Gender dapat digolongkan sebagai alat operasional untuk mengukur permasalahan laki-laki dan perempuan, terutama dalam konteks pembagian peran laki-laki dan perempuan yang dikontruksi oleh masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, seminar yang bertemakan ”Perempuan Bergerak” dengan mitra pengabdian adalah SMAN 2 Sidoarjo ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai isu-isu kesetaraan gender di kalangan siswa, khususnya siswi SMA, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan gender di masyarakat. Kegiatan seminar ini dilakukan dengan tujuan untuk mendorong peserta untuk terlibat dalam kegiatan lanjutan terkait kesetaraan gender. Metode yang digunakan ialah sosialisasi dan ceramah. Setelah seminar, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap peran perempuan dan berkomitmen untuk melakukan tindakan nyata dalam mendukung kesetaraan gender, seperti berpartisipasi dalam kampanye dan menyebarkan informasi yang benar tentang isu gender.