p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MPKM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Program Simbiosa (Edukasi Mengenai BIOSAKA) Terhadap Petani Di Desa Penggaron Dhian Satria; Ais Mariya Ulva; Diaz Syifa Rahmania; Maya Novita; Nutffi Luqi L.F; Reza Zakaria
Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM ) Vol. 1 No. 01 (2024): Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM )
Publisher : Rey Media Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66084/mpkm.v1i01.303

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris dengan 40% penduduk bekerja di sektor pertanian sedang menghadapi tantangan penggunaan pupuk anorganik berlebihan yang mengakibatkan kerusakan kualitas tanah dan menurunkan produktivitas. Sebagai solusinya, biosaka diperkenalkan sebagai alternatif ramah lingkungan. Biosaka merupakan elisitor biologis berbahan dasar rumput yang mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit serta mengurangi penggunaan pupuk anorganik hingga 50-90 persen. Program "Simbiosa: Edukasi Mengenai Biosaka" oleh Mahasiswa Kelompok 3 KKNT Bela Negara di Desa Penggaron Kecamatan Mojowarno bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang biosaka. Dengan metode presentasi, tanya jawab, dan praktek langsung, program ini mendapat respon positif dari petani. Biosaka, dibuat dari ekstraksi tanaman gulma, berfungsi sebagai pupuk dan pestisida alami yang membantu mencapai pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis.
Pendampingan Digital Marketing Dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Penggaron Dhian Satria; Yuki Amalia; Nurul Syafa; Tia Aisyah; Muhammad Azka; Liza Olivia
Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM ) Vol. 1 No. 01 (2024): Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM )
Publisher : Rey Media Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66084/mpkm.v1i01.304

Abstract

Pendampingan digital marketing dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Desa Penggaron, Kabupaten Jombang merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing ekonomi desa melalui penguasaan teknologi informasi seperti penggunaan media sosial instagram dan facebook. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan observasi, wawancara, dan edukasi. Tim pengabdian memberikan pelatihan praktis dalam pembuatan konten, rebranding, dan desain visual dengan menggunakan aplikasi Canva. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus BUMDes mengenai pentingnya pemasaran digital dan keterampilan teknis untuk mengelola pemasaran secara efektif.
Penggunaan Limbah Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Lilin Aromaterapi untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Desa Penggaron Dhian Satria; Ananda Regita Olivira; Putri Azmi Annidya; Guardiola Rosa Wira; Iqbaal Ammaar Fayrezi; Doni Tri Susanto
Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM ) Vol. 1 No. 01 (2024): Media Pengabdian Kepada Masyarakat ( MPKM )
Publisher : Rey Media Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66084/mpkm.v1i01.305

Abstract

Per tahun 2019, tercatat bahwa volume konsumsi minyak goreng sawit nasional mencapai 16,2 juta kiloliter. Limbah dari minyak bekas penggorengan atau minyak jelantah merupakan salah satu sampah rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan. Pada kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi dan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengurangan pencemaran lingkungan akibat limbah minyak jelantah. Lilin aromaterapi adalah jenis lilin yang dibuat dengan penambahan minyak atsiri untuk menghasilkan aroma yang menyegarkan, seperti minyak sereh. Penggunaan minyak atsiri sereh memiliki efek relaksasi karena aromanya yang menyegarkan. Hasil sosialisasi dan pelatihan mendapatkan respon dan antusiasme yang baik dari peserta. Lilin aromaterapi yang dibuat dari minyak jelantah memiliki kualitas yang baik dan dapat mengubah minyak jelantah menjadi barang yang lebih bernilai ekonomis..