Syafitri Indah Febryana
Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kelimpahan Megabenthos yang Berkaitan dengan Karakteristik Substrat di Ekosistem Padang Lamun Perairan Jepara Syafitri Indah Febryana; Ita Riniatsih; Munasik Munasik
Journal of Marine Research Vol 14, No 1 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i1.42802

Abstract

Megabenthos menjadi salah satu kelompok biota laut yang berasosiasi dengan ekosistem padang lamun serta memiliki peran penting dalam pemanfaatan bahan organik di substrat perairan. Megabenthos hidup menetap di substrat dasar ekosistem padang lamun sehingga karakteristik substrat dan kandungan nutrient di dalamnya memengaruhi  keberadaan dan kelimpahan megabenthos yang berasosiasi di ekosistem padang lamun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan megabenthos di ekosistem padang lamun dan keterkaitannya terhadap karakteristik substrat dan parameter lingkungan pada Perairan Pantai Blebak, Pantai Semat, dan Pantai Ujung Piring, Jepara. Penelitian ini dilakukan dengan penentuan stasiun pengambilan data secara purposive sampling. Pengambilan data lamun dan megabenthos menggunakan metode line transect dan analisis data kelimpahan terhadap faktornya menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Hasil pengamatan menunjukkan ditemukannya 27 spesies megabenthos dari filum Gastropoda, Bivalvia, Asteroidea, dan Holothuroidea pada ketiga lokasi pengamatan. Kelimpahan megabenthos Perairan Pantai Blebak dengan substrat dasar pasir halus, Pantai Semat dengan substrat pasir kasar berlumpur, dan Ujung Piring dengan substrat pasir sangat halus diperoleh dari yang terendah sebesar 0,10 ind/m2, 0,113 ind/m2, dan 0,13 ind/m2. Kelimpahan megabenthos dicirikan oleh faktor persentase tutupan lamun, karakteristik substrat, bahan organik, dan parameter fisika kimia perairan.