Abdul Mu'in
Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Stiper (INSTIPER)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Urin Kelinci Pada Inceptisols Dan Ultisol Terhadap Perkembangan Bibit Kelapa Sawit Di Pembibitan Utama Devani Ilham Syahbana; Valensi Kautsar; Abdul Mu'in
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 2 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i2.12916

Abstract

Pertumbuhan industri kelapa sawit di Indonesia meningkat pesat, yang mendorong pentingnya upaya peningkatan produktivitas melalui penggunaan media pembibitan dan penggunaan pupuk organik seperti pupuk organik cair (POC) urin kelinci untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang merusak lingkungan serta menjaga keseimbangan ekologi dan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi POC urin kelinci dan perbedaan jenis tanah terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Studi ini menggunakan dua faktor yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah variasi jenis tanah (inceptisol dan ultisol). Sementara itu, faktor kedua adalah variasi konsentrasi POC urin kelinci (0%, 5%, 10%, dan 15%), yang diberikan dalam interval dua minggu sekali. Analisis hasil menunjukkan bahwa tidak ada interaksi yang signifikan antara konsentrasi POC urin kelinci dan jenis tanah terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Pengaruh jenis tanah terlihat pada pertambahan jumlah daun, berat segar tajuk, dan akar, dengan tanah ultisol menunjukkan hasil yang lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa POC dari urin kelinci mempengaruhi pertumbuhan tanaman, dengan konsentrasi 10% dan 15% memberikan hasil terbaik dibandingkan kontrol pada parameter pertambahan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar tajuk.