Adnan
Universitas YPIB Majalengka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK DAN TERAPI ANTIANEMIA PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH BANTUL Adnan; Salsabila Julia Virti LUGINA
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 1 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 80-90% pasien yang mendapatkan terapi hemodialisis akan mengalamianemia. Kekurangan hormon eritropoietin menjadi penyebab terjadinya anemia pada pasien penyakit ginjal kronik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan terapi antianemia pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Bantul.   Jenis penelitian adalah observasional deskriptif dengan pendekatan crosssectional. Teknik sampling adalah purposive sampling, yaitu penentuan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang dilakukan secara retrospektif. Sebanyak 58 sampel data rekam medis pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Bantul periode tahun 2020. Terdapat 58 sampel, berdasar usia, ≥ 55 tahun ada 32 (60,3%), jenis kelamin lakilaki 31 (53,4%), pendidikan terakhir SMA ada 35 (60,3%), pekerjaan karyawan swasta 30 (51,7%), penyakit penyerta hipertensi (37,9%), mayoritas lama pasien menjalani hemodialisis selama 24 bulan (51,7%), dan frekuensi terapi hemodialisis sebanyak 2x seminggu (100%). Terapi EPO tunggal 21 antianemia yang paling banyak diberikan yaitu terapi kombinasi berupa EPO + Asam Folat (44,8%)