Kon Yohanes
Sekolah Tinggi Kesehatan Husada Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW JURNAL : ENKAPSULASI GELATIN TULANG IKAN LELE Aden Dhana Rizkita; Antan Saldaw; Ayu Andini Rizky Lestari Rohman; Kon Yohanes; Syahrul Syah Gibran
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 1 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sediaan yang mengandung satu jenis obat atau lebih dan dimasukkan ke dalam cangkang disebut kapsul. Cangkang kapsul dapat terbuat dari gelatin. Gelatin dapat ditemukan pada kulit atau tulang beberapa hewan, seperti sapi dan ikan. Tulang ikan lele juga dapat digunakan sebagai sumber gelatin. Oleh karena itu, review artikel ini dibuat untuk memberikan informasi berbagai hasil penelitian mengenai bagaiman membuat dan melakukan evaluasi cangkang kapsul dari tulang ikan lele Clarias garepinus.   Metode penelitian yang digunakan untuk enkapsulasi gelatin tulang ikan lelemenggunakan metode asam menghasilkan bubuk gelatin dari tulang ikan lele. Uji gelatin menunjukkan pH 4,85 dan kadar air 13,5%.  Setelah mengubah jumlah gelatin yang digunakan, gelatin yang dihasilkan kemudian dipisahkan menjadi dua formula (formula I mengandung 25 gram gelatin dan formula II mengandung 35 gram gelatin). Dari uji yang di dapatkan formula 1 menghasilkan cangkang kapsul yang rapuh dan formula 2 menghasilkan cangkang kapsul yang tidak rapuh. Dalam uji coba kerapuhan di dapatkan hasil bahwa cangkang kapsul formula 2 memenuhi standar karena cangkang kapsul yang di hasilkan tidak rapuh. Setelah di lakukan penelitian dari beberapa jurnal dapat di simpulkan bahwa gelatin tulang ikan lele hampir memenuhi standar dan cangkang kapsul yang terbuat dari tulang ikan lele memenuhi standar. 
INTERAKSI KONJUGASI DIBENZOCYCLOOCTYNE DAN MALEIMIDE TERHADAP TRANSTUZUMAB PADA LYS SITE SEBAGAI LINKER ANTIBODY DRUG CONJUGATE MENGGUNAKAN PENDEKATAN MOLECULAR DOCKING Syifa Intan Ratiani; Neng Risanti Al-Ma’sum; Kon Yohanes; Fahroza Bintang Sumarno; Syahla Azaera Zabrina; Aden Dhana Rizkita
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 1 (2024): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/vfdp1330

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya kanker adalah ekspresi berlebih dari HER-2 yang dapat menginduksi dimerisasi sehingga mengakibatkan metastasis pada sel kanker. Antibodi transtuzumab memiliki potensi interaksi pada lys site dengan gugus fungsi azida pada linker dibenzocyclooctyne (DBCO) dan malemeide. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksikan interaksi konjugasi DBCO dan maleimide terhadap transtuzumab pada lys site sebagai linker antibody drug conjugate menggunakan pendekatan molecular docking. Metode docking digunakan untuk mengetahui konformasi dan binding affinity yang terlibat dalam interaksi antara makromolekul (transtuzumab) dan ligannya (DBCO dan maleimide). Molecular docking dilakukan dengan preparasi ligan, preparasi makromolekul, validasi metode molecular docking, docking DBCO dan maleimide dengan protein transtuzumab, serta visualisasi dan analisa data hasil docking. Berdasarkan hasil molecular docking, DBCO linker dan maleimide mampuberinteraksi konjugasi secara identik dengan antibodi transtuzumab melalui ikatan hidrogen (treonin dan serin) serta interaksi hidrofobik (valin, alanin, dan lisin) dengan nilai binding affinity yang baik pada lys site yaitu sebesar -8,5 kkal/mol untuk DBCO dan -5,1 kkal/mol untuk maleimide. Oleh karena itu, diprediksi senyawa DBCO dan maleimide dapat berikatan dengan transtuzumab dan memiliki potensi sebagai antibodi drug conjugate (ADC) yang menargetkan kanker.