Rana Akbari Fitriawan
Telkom University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Personal Branding Berbasis Konten Digital pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Bandung Reni Nuraen; Rana Akbari Fitriawan; Aditya Sakti Celestion Dewanto; Aisha Nabilatun Nasywa Fauziah; Kayra Fawnia Gamassy
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10320

Abstract

Konten kreator merupakan salah satu profesi yang banyak diminati di era digital karena keunikan dan kebebasan dalam menuangkan ide kreatif. Fokus utama seorang konten kreator adalah menghasilkan karya yang mampu menarik perhatian audiens serta menyampaikan pesan yang bermakna melalui berbagai platform digital. Konten digital tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana komunikasi, edukasi, promosi, dan ekspresi diri yang memiliki nilai strategis di masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, kemampuan dalam menciptakan konten kreatif semakin dibutuhkan untuk membangun personal branding maupun mendukung pengembangan industri kreatif. Dengan begitu, menjadi konten kreator dapat menjadi wadah ekspresi diri sekaligus media komunikasi yang efektif di era modern. Dengan keterampilan yang tepat, karya konten kreator dapat dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas, promosi, hingga pertumbuhan ekonomi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema konten kreator ini dilaksanakan untuk membekali siswa/i di SMKN 2 Bandung dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Melalui pembekalan ini peserta pada SMKN 2 Bandung diharapkan mampu memahami teknik dasar pembuatan konten, membangun narasi kreatif, serta mengasah kemampuan digital agar lebih percaya diri dalam menghasilkan karya yang berkualitas. Pembekalan keterampilan kepada peserta diharapkan dapat memberikan dan mengembangkan kemampuan dalam menghasilkan konten digital yang mendukung promosi, komunikasi, dan pengembangan industri kreatif yang berkelanjutan.
Observational Learning dan Intensitas Media Sosial X dalam Pembentukan Opini Generasi Z Shafa Disa Nabila; Rana Akbari Fitriawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 4 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v8i4.27104

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh observational learning dan intensitas penggunaan media sosial X terhadap pembentukan opini mahasiswa Generasi Z terkait fenomena sosial-politik “Peringatan Darurat”. Generasi Z, sebagai digital natives, memiliki keterlibatan tinggi dalam konsumsi dan interaksi informasi di media sosial, sehingga berpotensi besar dalam membentuk opini publik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatif dan cross-sectional, melibatkan 385 responden mahasiswa Generasi Z di Bandung Raya yang merupakan pengguna aktif media sosial X serta pernah berinteraksi dengan konten “Peringatan Darurat”. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas Pearson dan reliabilitas Cronbach’s Alpha, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa observational learning memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan opini mahasiswa (path coefficient = 0.399; t = 4.583; p = 0.000). Sebaliknya, intensitas penggunaan media sosial X tidak berpengaruh signifikan (path coefficient = 0.001; t = 0.133; p = 0.894). Secara simultan, kedua variabel independen menjelaskan 32,4% varians opini mahasiswa (R² = 0.324). Temuan ini menegaskan bahwa proses belajar melalui observasi di media sosial lebih berperan dalam pembentukan opini sosial-politik daripada sekadar frekuensi penggunaan platform. Media sosial X berfungsi bukan hanya sebagai ruang komunikasi, melainkan sebagai arena pembelajaran sosial yang memengaruhi konstruksi opini Generasi Z melalui proses kognitif, afektif, dan perilaku.Kata Kunci: Generasi Z, Observational Learning, Media Sosial X, Peringatan Darurat, Pembentukan Opini, Social Learning Theory, PLS-SEM ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of observational learning and the intensity of social media X usage on the formation of Generation Z students' opinions regarding the socio-political phenomenon of "Emergency Alert." Generation Z, as digital natives, is highly involved in consuming and interacting with information on social media, making them highly influential in shaping public opinion. The research used a quantitative method with an explanatory and cross-sectional approach, involving 385 Gen Z student respondents in Greater Bandung who are active users of social media X and have interacted with "Emergency Alert" content. The research instrument was tested using Pearson's validity test and Cronbach's Alpha reliability, while data analysis was performed using PLS-SEM. The research results show that observational learning has a significant influence on the formation of student opinions (path coefficient = 0.399; t = 4.583; p = 0.000). Conversely, the intensity of social media X usage has no significant effect (path coefficient = 0.001; t = 0.133; p = 0.894). Simultaneously, the two independent variables explain 32.4% of the variance in student opinions (R² = 0.324). This finding confirms that the process of learning thru observation on social media plays a more significant role in shaping sociopolitical opinions than simply the frequency of platform use. Social media platform X functions not only as a space for communication but also as an arena for social learning that influences the opinion formation of Generation Z thru cognitive, affective, and behavioral processes.Keywords: Generation Z, Observational Learning, Social Media X, Emergency Alerts, Opinion Formation, Social Learning Theory, PLS-SEM.