Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Hidup pada Pasien Kanker: Sebuah Tinjauan Sistematis Berbasis PRISMA Peri Setiawan; Hikmah; Kadek Budiase
Jurnal Psikologi dan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan penyakit kronis jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis dan krisis eksistensial pada penderitanya. Pencarian makna hidup (meaning of life) adalah salah satu masalah psikologis yang umum dialami oleh pasien kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bagaimana konsep makna hidup pasien kanker serta pemberdayaannya terhadap kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis ringan dengan pedoman PRISMA . Artikel diperoleh dari basis data Google Scholar, PubMed,Research Gate, dan ScienceDirect pada rentang tahun 2005–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna hidup memiliki peran penting dalam meningkatkan resiliensi, menurunkan distres psikologis, serta memperbaiki kualitas hidup pasien kanker. Spiritualitas, penerimaan diri, dan hubungan interpersonal merupakan sumber utama pembentukan makna hidup. Temuan ini pentingnya intervensi intervensi psikososial berbasis makna dalam pelayanan kesehatan pasien kanker.
Bangkit: Mengungkap Resiliensi Pada Orang Dengan Hiv/Aids Peri Setiawan
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v4i2.1597

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) remains a global health issue for which there is currently no cure. This virus damages the immune system of those infected, leaving the body unable to fight off other infections. If left untreated, the virus will mutate into a more serious disease, namely AIDS. HIV is a complex problem among teenagers, especially among gay groups, where teenagers experiencing this condition will experience double burdens, stress, depression, and even suicidal thoughts, so good resilience is needed in HIV patients. This study used a qualitative method with a phenomenological approach, collecting data through interviews and then analyzing it using IPA techniques. There were two respondents in this study who were HIV-positive and already resilient. The results of this study show that certain aspects play a major role in an individual's path to resilience, and that social and emotional support also influence a person's resilience process.