Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work Life Balance dan Burnout Terhadap Kepuasan Kerja Pada Karyawan PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 Pabrik Kelapa Sawit Rambutan Miransyah, Ira Madhani; Khairunnisak, Khairunnisak
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Work Life Balance dan Burnout memiliki pengaruh terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 Pabrik Kelapa Sawit Rambutan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan pelaksana PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 Pabrik Kelapa Sawit Rambutan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 55 responden, pengujian hipotesis dalam penelitiian ini menggunakan model analisis statistik yang terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R2) dengan menggunakan software 27. Data penelitian berasal dari data primer dan proses pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel bebas yaitu Work Life Balance dan Burnout dengan variabel terikat yaitu Kepuasan Kerja. Variabel work life balance diperoleh nilai thitung yaitu thitung > ttabel (8,752 > 2,006) dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05 artinya, work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan untuk variabel burnout diperoleh nilai thitung -7,177 > 2,006 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV Regional 1 Pabrik Kelapa Sawit Rambutan. Dan uji F diperoleh nilai fhitung > ftabel (54,798 > 3,175), dengan hipotesis diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel work life balance (X1) dan burnout (X2) secara simultan berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja (Y).