Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Program BPJS Ketenagakerjaan dalam Memberikan Perlindungan Sosial Adisty, Ramadhini Silfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7439

Abstract

Program BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada tenaga kerja di Indonesia. Program ini mencakup berbagai bentuk jaminan, seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja serta memberikan rasa aman dalam menghadapi risiko kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial kepada karyawan, baik di sektor formal maupun informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual, BPJS Ketenagakerjaan telah memiliki landasan hukum dan kelembagaan yang kuat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, dalam implementasinya, program ini belum sepenuhnya berjalan efektif dan merata. Hal ini disebabkan oleh berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi rendahnya tingkat kepesertaan, khususnya pada pekerja sektor informal yang belum sepenuhnya terjangkau oleh program. Selain itu, masih terdapat perusahaan yang tidak patuh dalam mendaftarkan karyawan maupun membayar iuran secara rutin. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah rendahnya tingkat pemahaman dan kesadaran pekerja terhadap pentingnya jaminan sosial, sehingga partisipasi dalam program masih terbatas. Di samping itu, hambatan administratif serta keterlambatan dalam proses klaim juga menjadi kendala yang berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan peserta. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penguatan regulasi, peningkatan literasi jaminan sosial, serta inovasi dalam mekanisme pendaftaran dan pembayaran iuran, khususnya bagi pekerja informal.