UMKM memiliki masalah dalam pengelolaan keuangan yang dapat dilihat dari keterbatasan literasi keuangan, pencatatan manual, dan komputer, serta akses yang hanya terbatas pada hardcopy akuntansi saja. Peluang untuk meningkatkan kualitas manajemen telah selama ini terbuka bagi UMKM di era digital yang sangat membantu dan meringankan kerja pengusaha. Dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan mensintesis strategi penerapan manajemen keuangan dan akuntansi manajemen UMKM di era digital dari berbagai studi literatur terkini. Kajian literatur ini membangun kerangka konseptual integrasi manajemen keuangan, akuntansi manajemen, dan digitalisasi UMKM dengan bukti empiris dari model-model yang relevan di era digital yang sudah dilakukan penelitian berupa ulasan sistematis literatur. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review dengan mematuhi protokol PRISMA. Artikel dicari melalui database Scopus, Google Scholar, dan Garuda dari tahun 2018–2024. Seleksi artikel dilakukan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Digitalisasi UMKM membantu akurasi pencatatan keuangan. Pencatatan dan pelaporan keuangan lebih cepat dengan aplikasi akuntansi. Fintech mempermudah akses pembiayaan. Akuntansi manajemen digital membantu pemilik UMKM dalam mengambil keputusan. Literasi digital mampu memprediksi implementasi sehingga wajib menjamin hal tersebut, Strategi manajemen keuangan dan akuntansi manajemen berbasis digital telah terbukti meningkatkan kinerja dan keberlanjutan UMKM, namun dukungan dan pelatihan literasi digital masih diperlukan karena praktik dan manajemen masih meragukan. Kontribusi teoretis dan praktis yang dapat diberikan terkait hasil penelitian ini adalah pada integrasi akuntansi manajemen dan digitalitasasi. Kontribusi praktisnya, hasil penelitian akan menjadi pedoman bagi pemangku kebijakan dalam menyusun program bantuan literasi digital dan kebijakan pengembangan UMKM berbasis digital.