Putra, Ronny Erysa Novianto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEK DOMINO KETERLAMBATAN SURAT MENYURAT: ANALISIS DAMPAK ADMINISTRATIF TERHADAP MASYARAKAT DI DESA BEJI KECAMATAN JUNREJO: The Domino Effect of Delays in Mailings: An Analysis of the Administrative Impact on the Community in Beji Village, Junrejo District Wahyuni, Christia; Firdausi, Firman; Putra, Ronny Erysa Novianto
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v3i1.55

Abstract

Pelayanan administrasi surat menyurat merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat desa karena menjadi dasar administratif bagi berbagai layanan lanjutan yang dibutuhkan masyarakat. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan permasalahan keterlambatan yang berdampak pada efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlambatan surat menyurat serta efek domino yang ditimbulkannya terhadap pelayanan administratif masyarakat di Desa Beji Kecamatan Junrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur desa dan masyarakat pengguna layanan administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan surat menyurat terjadi pada beberapa tahapan pelayanan, terutama pada proses verifikasi data, penyusunan dokumen, dan pengesahan oleh pejabat berwenang. Keterlambatan tersebut disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia, tingginya volume pekerjaan administrasi, serta sistem pelayanan yang masih dilakukan secara manual. Dampak keterlambatan tidak hanya dirasakan pada satu proses administrasi, tetapi menimbulkan efek domino berupa tertundanya berbagai keperluan administratif lanjutan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlambatan surat menyurat bersifat sistemik dan memerlukan perbaikan menyeluruh pada sistem pelayanan administrasi desa untuk meningkatkan ketepatan waktu dan kualitas pelayanan publik.