Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan konsep pembangunan berkelanjutan yang bertujuan memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian SDGs mengingat besarnya populasi, konsumsi energi dan air, produksi limbah, serta intensitas penggunaan transportasi dan pembangunan infrastruktur kampus. Universitas Diponegoro merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang menerapkan konsep green campus dengan mengacu pada indikator UI GreenMetric dan menempati peringkat kedua nasional pada tahun 2022. Namun, sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa implementasi konsep kampus hijau di Universitas Diponegoro Tembalang masih menghadapi berbagai keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian penerapan UI GreenMetric di Universitas Diponegoro Tembalang serta mengkaji persepsi civitas akademika terhadap implementasi konsep green campus dalam mendukung pencapaian SDGs. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui studi data sekunder, observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada civitas akademika. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert dan tabulasi silang (crosstab). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kuantitatif sebagian besar indikator UI GreenMetric telah terpenuhi dari sisi ketersediaan, namun berdasarkan persepsi civitas akademika, kualitas implementasi green campus masih berada pada kategori “cukup baik”. Beberapa dimensi, khususnya transportasi, pengelolaan limbah, dan pengelolaan air, dinilai belum optimal akibat keterbatasan kebijakan, pendanaan, sumber daya manusia, serta kurangnya sosialisasi program. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan institusional dan peningkatan kualitas implementasi guna mengoptimalkan peran Universitas Diponegoro Tembalang dalam mendukung pencapaian SDGs.