Kinerja keuangan merupakan indikator utama yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan usaha. Studi ini mengkaji pengaruh pendapatan sewa kapal, pembayaran dividen, dan leverage terhadap kinerja keuangan PT. IMC Pelita Logistik Tbk Indonesia periode 2017-2024, dengan kualitas laba sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif, pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda, Moderated Regression Analysis ( MRA ), SPSS. Datanya bersumber dari Laporan Keuangan dan data sekunder lainnya, temuan penelitian menunjukkan bahwa pendapatan sewa kapal, pembayaran dividen, dan leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Pendapatan sewa kapal, sebagai sumber daya strategis, secara langsung meningkatkan profitabilitas dan efisiensi operasional, konsisten dengan Resource-Based View (RBV). Pembayaran dividen bertindak sebagai sinyal kuat kesehatan keuangan, mendukung kepercayaan investor dan stabilitas pasar sejalan dengan Signaling Theory. Sementara itu, leverage secara optimal meningkatkan profitabilitas melalui perlindungan pajak dan struktur modal yang efektif, sejalan dengan Trade-Off Theory. Studi ini lebih lanjut menunjukkan bahwa kualitas laba memoderasi hubungan ini secara signifikan. Secara spesifik, interaksi antara pendapatan sewa kapal dan kualitas laba melemahkan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan, menunjukkan bahwa praktik akuntansi konservatif membatasi dampak penuh pendapatan sewa terhadap kinerja yang dilaporkan. Temuan ini menyoroti peran penting kualitas laba dalam membentuk bagaimana keputusan keuangan dan pengelolaan sumber daya diterjemahkan menjadi kinerja perusahaan yang terukur.