Arifathalla, Bintang
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Fake Order Dalam Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan Pada Toko Baru di Aplikasi Shopee Mushoddaq, M. Nabiel; Arifathalla, Bintang; Yudha Pratama, Versiandika
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Vol 6 No 1 Maret 2026
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v6i1.29875

Abstract

This study analyzes the role of Fake oders in building initial customer trust in new Shopee stores using a qualitative phenomenological approach and the Theory of Planned Behavior (TPB). Data were collected through interviews with two new sellers and two active buyers. The findings show that sellers engage in Fake oders to improve store ratings, sales, and visibility through social proof. According to TPB, the intention to use Fake oders is driven by positive attitudes toward short-term benefits, subjective norms among other sellers, and perceived behavioral control despite potential risks. Buyers rely heavily on ratings, visual reviews, and transaction numbers, yet remain critical of suspicious review patterns. The study concludes that Fake oders can support early trust-building but raise ethical concerns and pose long-term risks for marketplace integrity. Keywords: Fake oder, customer trust, TPB, social proof, Shopee   Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Fake oder dalam membangun kepercayaan awal pada toko baru di Shopee dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Data diperoleh melalui wawancara dengan dua penjual baru dan dua pembeli aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fake oder dilakukan penjual karena dianggap mampu meningkatkan rating, penjualan, dan visibilitas toko melalui efek social proof. Berdasarkan TPB, niat melakukan Fake oder dipengaruhi oleh sikap positif terhadap manfaat jangka pendek, norma subjektif dari sesama penjual, serta persepsi kontrol perilaku terkait kemudahan melakukannya meskipun ada risiko penalti. Dari sisi pembeli, rating, ulasan visual, dan jumlah transaksi tetap menjadi indikator utama kepercayaan, namun pembeli juga kritis terhadap pola ulasan tidak wajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Fake oder efektif untuk menarik perhatian awal, tetapi menimbulkan dilema etis dan risiko jangka panjang bagi reputasi dan integritas marketplace. Kata Kunci: Order fiktif, kepercayaan pelanggan, TPB, social proof, Shopee